Herman HN : Inspektur Tidak Ada Riwayat Perjalanan Dari Luar Daerah

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Bandarlampung di tetapkan sebagai zona merah karena banyaknya Masyarakat terpapar Covid-19, dari masyarakat biasa hingga pejabat pemerintah.

Dikabarkan bahwa Inspektorat Bandarlampung, M. Umar dan Asisten III terpapar Covid-19.

Bacaan Lainnya


Hal tersebut dibenarkan Walikota Bandarlampung, Herman HN saat di wawancarai media usai menghadiri rapat koordinasi satgas Covid-19 se-provinsi Lampung dalam penerapan Pergub No.45/2020 dalam menegakkan protokol kesehatan pada adaptasi baru, di Hotel Novotel, Bandarlampung, Senin (23/11).

“Iya benar. Dua orang itu adalah Asisten III Bandarlampung, Saprodi dan Kepala Inspektorat Kota Bandarlampung, M. Umar,” kata Herman HN.

Lanjutnya, Inspektur diduga terpapar Covid-19 karena banyak bertemu masyarakat dalam menjalankan tugas dalam penanganan Covid-19

“Tidak ada riwayat perjalanan dari luar daerah, yang bersangkutan hanya berinteraksi di Kota Bandarlampung saja,” katanya

Dia menjelaskan bahwa Inspektur kota Bandarlampung tidak mengalami sakit yang begitu serius, namun terkonfirmasi positif Covid-19.

“Kondisinya sehat, tidak ada sakit, cuma panas dingin saja, saat ini sedang isolasi,” tutupnya.(ded/mlo)




Pos terkait