Hingga Akhir Bulan Juli, Kasus DBD di Lambar Hanya Dua 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Lampung Barat, hingga bulan Juli 2021 lalu hanya dua kasus. Jumlah tersebut turun drastis dibandingkan dengan tahun 2020 lalu yang memasuki siklus lima tahunan DBD, dengan total 96 kasus DBD dan terdapat satu pasien yang dinyatakan meninggal dunia.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas kesehatan (Dinkes) Lambar Ira Permata Sari, S.Farm, APT., mengungkapkan, hingga berakhirnya bulan Juli 2021 hanya ada dua kasus DBD di Kabupaten setempat, yang berasal dari dua kecamatan. 

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah hingga saat ini tidak ada penambahan kasus DBD di Lambar, hanya ada dua kasus, satu kasus dari Kecamatan Pagar Dewa dan bulan Februari satu kasus dari Kecamatan Kebuntebu,” ungkap Ira.

Ia mengimbau agar masyarakat terus menggalakkan 3M yakni menguras dan menyikat tempat penampungan air secara rutin, menutup rapat semua tempat penyimpanan air, dan memanfaatkan limbah barang bekas yang bernilai ekonomis (daur ulang).

Selain itu, pihaknya juga aktif menggerakkan Satu rumah Satu jumantik, memperkuat kerja lintas program (SKDR dan P2), memprioritaskan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan 3M Plus. Sedangkan Fogging merupakan langkah terakhir ketika sudah memenuhi kriteria.

“Walaupun sudah melewati siklus lima tahunan DBD, kami tetap mengimbau agar masyarakat tidak lengah, karena nyamuk ini hidup di air bersih. Oleh karena itu harus tetap selalu waspada dengan mengikuti anjuran pemerintah dalam mencegah terjangkit DBD,” pungkasnya. 

Untuk diketahui, pada tahun 2020 lalu jumlah kasus DBD mencapai 96, satu diantaranya meninggal dunia dari Kecamatan Balikbukit. Sedangkan dua kecamatan nihil kasus yaitu kecamatan Air Hitam dan Bandar Negeri Suoh (BNS). (nop/mlo)


Pos terkait