Hingga Malam, Tim Gabungan Sisir Pantai Cari Korban Tenggelam

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Tim gabungan yang terdiro dari Tim Siaga Bencana (TSB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), Satpolair Polres Lampung Barat, Polsek Bengkunat, Koramil 422-02/Pesisir Selatan, nelayan dan pihak terkait lainnya, hingga malam ini masih melakukan penyisiran di sepanjang pinggiran pantai Pekon Gedung Cahya Kuningan Kecamatan Ngambur, untuk melakukan pencarian terhadap korban tenggelam saat mandi di pantai Gedung Cahya Kuningan, sekitar pukul 16.00 WIB, Sabtu (29/5).

Sekretaris  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesbar, Mirza Sahri, S.Pd., mengatakan hingga malam ini tim gabungan masih berupaya untuk melakukan pencarian terhadap korban tenggelam tersebut. Meski terkendala dengan kondisi cuaca, namun pencarian terhadap korban akan tetap dimaksimalkan

Bacaan Lainnya


“Sementara ini, pencarian korban dilakukan dengan melakukan penyisiran di pinggiran pantai yang ada di sekitar lokasi kejadian tersebut, kita tentu berharap korban bisa segera ditemukan,” katanya.

Kapolsek Bengkunat, AKP Hi.Suhairi, mendampingi Kapolres Lampung Barat AKBP Rachmat Tri Haryadi, S.Ik, M.H., mengatakan bahwa pencarian korban dilakukan bersama tim gabungan, saat ini pencarian masih dilakukan dengan menyisir pinggiran pantai.

“Pencarian korban dengan menyisir pinggiran pantai, karena jika menggunakan perahu jukung ke tengah laut tidak memungkinkan mengingat kondisi ombak cukup besar. Sampai saat ini korban belum juga ditemukan,” jelasnya.

Sekedar diketahui, warga Pekon Gedung Cahya Kuningan, Kecamatan Ngambur, Kabupaten Pesbar dikabarkan tenggelam saat mandi di pantai Pekon setempat sekitar pukul 16.00 WIB, Sabtu (29/5)

Sekretaris BPBD Pesbar, Mirza Sahri, mengatakan berdasarkan informasi bahwa korban tenggelam di pantai Pekon Gedung Cahya Kuningan yang diketahui bernama Triyono (18) warga setempat itu terjadi ketika korban sedang mandi di pinggiran pantai Pekon Gedung Cahya Kuningan.

“Saat korban sedang mandi, tiba-tiba datang ombak besar hingga membuat korban terseret arus laut dan tenggelam,” katanya. (yan/mlo)




Pos terkait