Ibu Hamil Positif Covid-19 di Tanggamus Meninggal Dunia

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Pasien positif Covid-19 di Kabupaten Tanggamus kembali bertambah. Kali ini penambahan dalam jumlah cukup banyak.

Berdasarkan data dari Tim Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tanggamus hingga Selasa sore (19/1) terjadi penambahan sebanyak 14 pasien dan satu diantaranya meninggal dunia.

Bacaan Lainnya

“Hari ini ada penambahan 14 kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19 yang ada di Kabupaten Tanggamus, penambahan hari ini lima kasus merupakan kasus hasil tracing kontak erat dari pasien yang ada di Kabupaten Tanggamus dan sembilan kasus merupakan kasus baru dan ada satu pasien yang merupakan berita duka,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tanggamus melalui keterangan tertulis yang dikirimkan Selasa malam (19/1).

Adapun data pasien positif yakni Pasien 438 usia 54 tahun laki-laki alamat Pekon Sukaraja, Kecamatan Gunung Alip, Pasien 439 usia 34 Tahun Perempuan alamat Tanjung Heran Kecamatan Pugung.Pasien 440 Usia 75 Tahun perempuan alamat Sukaraja, Kecamatan Gunungalip. Lalu Pasien 441 Usia 30 Tahun alamat Cibodas, Kampungbaru Kecamatan Kotaagung Timur, pasien 442 usia 34 tahun laki-laki alamat Gisting Bawah, pasien 443 usia 28 tahun perempuan alamat Sumberejo, pasien 444 usia 59 tahun perempuan alamat Kebumen, Sumberejo.

Lalu Pasien 445 usia 72 tahun perempuan alamat Gunungalip, pasien 446 usia 56 tahun perempuan alamat Pugung, Pasien 447 usia 54 Tahun Laki laki Pematangsawa. Pasien 448 usia 48 Tahun perempuan Alamat Tanjung Jati, Kotaagung Timur. Pasien 449 usia 58 tahun perempuan alamat Tanjung Jati, pasien 450 usia 54 tahun perempuan alamat Wonoharjo,Sumberejo dan pasien 451 usia 34 tahun perempuan alamat Tanjung Anom Kotaagung Timur.

“Pasien 438,439,440,445,446. Pasien 438,439,440,445 merupakan kasus hasil tracing kontak erat dari pasien yang ada di Kabupaten Tanggamus, pada kasus ini merupakan tracing kontak erat dari pasien 361 Ny. Y yang ada di Sukaraja, Kecamatan Gunungalip,” kata Eka.

Dilanjutkan Eka, pada kasus hasil tracing ini merupakan kasus tanpa gejala secara klinis, kepada pasien dilakukan edukasi tentang pentingnya isolasi dan disiplin protokol kesehatan.

“Karena tidak adanya keluhan secara medis, pasien dilakukan isolasi mandiri, dengan mengikuti ketentuan dan mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditentukan oleh Satgas Covid-19,” ujar Eka.

Selanjutnya Pasien 446 merupakan kasus hasil tracing kontak erat dari pasien 396 Ny.NI yang ada di Ciherang, Kecamatan Gunungalip.pada pasien tidak mengeluhkan gejala secara klinis, sehingga pasien dilakukan isolasi mandiri di rumah.

Selanjutnya pada pasien 441,442,443,444,447,448,449,450,451. Pasien 441,442,443, 444,447,448,449,450 merupakan kasus baru, semula pasien mengeluhkan gejala secara klinis kemudian oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus yang diwakilkan oleh puskesmas masing masing wilayahnya melakukan testing berupa pemeriksaan SWAB, sambil menunggu hasil swab pasien sudah di edukasi untuk melakukan isolasi mandiri dan disiplin protokol Kesehatan selama menunggu hasil swab.

“Pada hari ini hasil swab pasien menunjukkan hasil pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Dikarenakan gejala klinis pada kasus ini sudah tidak dikeluhkan lagi, pasien dilakukan isolasi mandiri, dengan mengikuti ketentuan dan mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditentukan,”terang Eka.

Dijelaskan Eka, pada pasien 451 merupakan kasus baru dan bergejala yaitu sesak dengan kehamilan anak ketiga, tanggal 11 januari 2021, pasien diantar oleh keluarga ke RS Panti Secanti Gisting untuk mendapatkan penanganan, oleh tim RS Panti Secanti Gisting, dilakukan beberapa langkah salah satunya adalah pemeriksaan rontgen dada dengan gambaran pneumonia bilateral, dan pemeriksaan SWAB, sambil menunggu hasil swab, pasien dilakukan perawatan khusus di ruang isolasi. 

Lalu pada Tanggal 16 januari 2021 pasien mengalami penurunan kesadaran dan pasien beserta janin yang dikandungannya dinyatakan meninggal. Hari ini hasil swab almarhumah menunjukkan hasil pasien terkonfirmasi positif Covid-19. 

“Satuan tugas Kabupaten Tanggamus menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada keluarga pasien 451, semoga almarhumah meninggal dalam keadaan syahid, diampuni dosa-dosanya dan diterima semua amal ibadahnya, serta keluarga yang ditinggalkan senantiasa tabah dan mendapatkan kemudahan oleh Allah SWT. Aamiin ya Robbal Aalamiin,” kata Eka.

Atas kondisi tersebut, maka perkembangan Pemantauan Covid-19 Kabupaten Tanggamus sampai dengan Selasa 19 Januari sebanyak 451 kasus, dengan rincian selesai isolasi 397, dirawat 31 dan kematian konfirmasi 23 kasus.(ehl/rnn/mlo)


Pos terkait