IGA 2020, Lambar Targetkan Raih Top Ten 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dalam rangka menghadapi Innovative Government Award (IGA) 2020, Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kabupaten Lampung Barat, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Daerah, yang dibuka langsung oleh Bupati Lambar Hi. Parosil Mabsus, dan diikuti oleh seluruh OPD yang dipusatkan di Aula Kagungan Sekdakab Lambar, Selasa (7/7).

Bimtek tersebut menghadirkan narasumber melalui Virtual Meeting, Kepala Badan Pusat Litbang Inovasi Daerah Kemendagri Drs. Matheos Tan,  dan Peneliti Litbang Daerah Adi Suhendra, M. Sosio.

Bacaan Lainnya



Dalam sambutannya, Parosil Mabsus  menekankan agar minimal satu OPD memiliki satu Inovasi, bahkan ia mendorong agar seluruh OPD terus berlomba-lomba untuk terus melahirkan inovasi, untuk kemajuan kabupaten setempat.

”Saya selaku pribadi dan atas nama kepala daerah mengucapkan terima kasih kepada bapak kepala Pusat Litbang inovasi daerah beserta jajaran yang telah membina Lambar sehingga pada tahun 2019 menjadi kabupaten sangat inovatif urutan ke 14 dari seluruh kabupaten se-indonesia,” ungkapnya.

Dengan adanya Bimtek yang digelar tersebut, kata dia, diharapkan dapat meningkatkan kinerja inovasi daerah sehingga akan menaikkan peringkat menjadi Top Ten (10 kabupaten sangat inovatif pada tahun 2020).

Ia berharap kepada seluruh kepala OPD dan peserta bimbingan teknis inovasi daerah agar dapat mengikuti kegiatan dengan baik serta mengikuti arahan dan petunjuk dari para narasumber.

“Selanjutnya hasil Bimtek ini tentunya harus diimplementasikan dalam upaya mencapai predikat sebagai kabupaten sangat inovatif,” ujarnya.

Sementara itu, kepala Balitbang Lambar Noviardi Kuswan mengatakan, kegiatan Bimtek tersebut dilaksanakan dalam rangka mempersiapkan untuk mengikuti IGA tahun 2020 yang dilaksanakan oleh Kemendagri.

“Harapannya dengan adanya Bimtek ini, dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pamong inovasi OPD dan kecamatan sehingga bisa mempersiapkan inovasi di setiap OPD dan kecamatan untuk diikutsertakan dalam penilaian IGA 2020,” ucapnya.

Dengan mengikuti Bimtek dan inovasi yang dilakukan oleh OPD dan kecamatan diharapkan dapat meningkatkan peringkat Lambar menjadi lebih baik, dari peringkat 14 pada tahun lalu diharapkan tahun ini masuk dalam 10 besar se-Indonesia. 

“Untuk mengikuti penilaian IGA, saat ini kita telah menyiapkan 80 jenis inovasi dari seluruh OPD dan kecamatan serta kita akan upayakan sebanyak 100 jenis inovasi karena masih ada waktu satu bulan lagi,” kata dia

Lanjut Noviardi, untuk penilaian tergantung jumlah dan jenis kualitas inovasi. Ada 35 indikator dan setiap inovasi dilakukan penilaian. Adapun indikatornya antara lain regulasi, sumber daya manusia (SDM), serta kualitas penggunaan apakah telah menggunakan ilmu teknologi (IT).

“Untuk regulasi, misalnya inovasi pengembangan kebun raya, diatur dengan apa, apakah peraturan daerah (Perda) atau diatur dalam peraturan bupati (Perbup). Masing-masing inovasi dan indikatornya ada penilaiannya dan nilainya nanti akan dilihat dengan kabupaten/kota lainnya. Kita berharap peringkat Kabupaten Lambar tahun ini lebih baik dibanding tahun sebelumnya,” pungkas dia. (nop/mlo)



Pos terkait