IKAMM Pesbar Pastikan Netral Dalam Pilkada Pesbar

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Ikatan Mahasiswa Muslim (IKAMM) Pesisir Barat (Pesbar), menyatakan sikap netral dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pesbar, Rabu (9/12) mendatang.

Organisasi IKAMM Pesbar merupakan salah satu organisasi kepemudaan daerah  di Lampung dengan membawa semangat kekeluargaan. orang-orang yang tergabung dalam wadah tersebut yakni para mahasiswa muslim yang berasal dari Kabupaten Pesbar.

Bacaan Lainnya


Paradigma yang berkembang selama ini mahasiswa merupakan kaum intelektual yang dinilai mampu memberikan pemahaman dan teladan kepada masyarakat. Meski terkadang bersikap anarkis namun taktis dan kritis serta ditunggangi pun harus oleh kepentingan rakyat. 

Pilkada Kabupaten Pesbar tahun 2020 menjadi momen kekritisan mahasiswa asal Kabupaten Pesbar dalam bersikap dan bertindak, terlebih Pilkada di tengah pandemi Covid-19 sempat menjadi kontroversi, baik dikalangan akademisi maupun masyarakat itu sendiri. 

Ketua IKAMM Pesbar, Fikri Rahman mengatakan dalam pelaksanaan Pilkada Kabupaten Pesbar, setiap kader IKAMM Pesbar, dibebaskan untuk menentukan pilihan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pesbar periode selanjutnya.

“Tidak ada paksaan atau berat sebelah terhadap salah satu Paslon, karena itu secara keorganisasian, IKAMM Pesbar sejak awal berdiri hingga saat ini sepakat untuk konsisten netral terhadap pilihan dalam politik praktis, karena ini menyangkut marwah organisasi. Hanya saja secara individu boleh memilih sesuai hati nurani, namun secara organisasi independensi harga mati,” kata dia

Menurutnya, dalam dunia politik tidak ada kawan dan lawan yang abadi, semua berlandaskan kepentingan semata, jadi jika terdapat perbedaan pilihan, maka jangan saling bermusuhan.

“Semua kader kita minta untuk bersikap dewasa, karena itu ketika elit politik mendapatkan kekuasaan, kita tidak boleh kehilangan persahabatan, jadi semua boleh menentukan pilihan masing-masing tanpa harus bermusuhan,” jelasnya

Ditambahkannya, Pilkada yang akan dilaksanakan pada 9 Desember mendatang memberikan ruang kepada masyarakat untuk kembali menelaah esensi Pilkada dan memikirkan kembali dalam menentukan pilihan selama waktu yang tersisa.

“Ada tiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pesisir Barat yang maju dalam pilkada 2020, yakni pasangan Pieter, S.E dan Hi. Fahrurrazi, S.P, M.M., Aria Lukita Budiawan, S.T., dan Erlina, S.P, M.H., serta Dr. Drs. Hi. Agus Istiqlal, S.H, M.H., dan A. Zulqoini Syarif, S.H.,” paparnya.

Selain itu, IKAMM Pesbar sangat mendukung gerakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dalam pelaksanaan dan pengawasan kontestasi Pilkada yang Langsung, Umum, Bebas, Rahasia (Luber) dan Jujur dan Adil (Jurdil) serta mengecam praktik-praktik buruk seperti politik uang yang bisa merusak nilai demokrasi. 

”Harapan kami siapapun yang terpilih nanti bisa membawa Pesbar menjadi kabupaten yang lebih maju, baik dari Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, Sumber Daya Alam (SDA) yang terkelola, infrastruktur dan sarana prasarana yang mendukung, serta berprestasi sebagai bukti untuk mendapatkan kredibilitas masyarakat terhadap kemajuan kabupaten kita tercinta,” tandasnya. (ygi/d1n/mlo)




Pos terkait