Ike Edwin Bangga dengan Lampung Barat

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Irjen Pol (Purn) Drs Hi. Ike Edwin, SH., MH., MM., melakukan audiensi dengan bupati Hi. Parosil Mabsus, yang dipusatkan di Kebun Raya Liwa (KRL) Pekon Kubu Perahu Kecamatan Balikbukit, Senin (7/6).

Dalam audiensi tersebut, pria yang pernah menjabat sebagai Kapolda Lampung tersebut menyampaikan apresiasi terhadap Pemkab Lambar yang telah memiliki banyak objek wisata yang begitu lengkap. 

Bacaan Lainnya


Ia juga menyampaikan rasa bangganya terhadap Bumi Beguai Jejama Sai Betik tersebut, dimana Lambar telah menunjukkan kemajuan yang bisa dilihat dari dibangunnya KRL yang berada di pusat kota sebagai salah satu destinasi wisata yang diandalkan.

”Lambar telah menunjukkan luar biasa majunya, bisa dilihat dari sejak dibangunnya KRL yang berada di pusat kota dengan di kelilingi Bukit Barisan sehingga bisa di bilang Negeri Diatas Awan. Belum lagi memiliki berbagai macam destinasi wisata yang lengkap dimulai dari Objek Wisata Gunung, Objek Wisata Danau hingga Objek wisata Budaya,” ujarnya.

Dang Ike—sapaan Ike Edwin meyakini Lambar kedepan akan seperti Kota Bandung. “Kalau melihat nuansa dan iklim Lampung Barat, ini sama seperti Bandung, udaranya sejuk alamnya indah. Saya berkeyakinan di masa depan, Lampung barat akan lebih maju dan berkembang lagi, terlebih Lampung Barat dipimpin oleh seorang anak petani. Pak Bupati ini merupakan putra daerah asli, anak petani yang mengerti dan memahami betul kondisi masyarakatnya, jadi tidak heran jika Lampung Barat berkembang maju cukup pesat di bawah kepemimpinannya,” terang Ike Edwin.

Sementara itu, Bupati Lambar Parosil Mabsus menjabarkan terkait sejumlah pariwisata unggulan yang dimiliki kabupaten setempat, salah satunya merupakan pariwisata yang hanya ada dua di dunia yakni Danau Keramik Kawah Nirwana yang berada di kecamatan Suoh dan Yellowstone yang berada di Amerika Serikat. 

”Destinasi Wisata unggulan yang dimiliki Lambar diantaranya KRL, Wisata arung jeram di Sumberjaya, Wisata Gerdai, yang ada di Negeri Ratu, Temiangan Hill di Gedung Surian, cagar budaya megalitik yang berada di Kebun Tebu serta wisata budaya kerajaan yang masih terpelihara dengan baik tersebar di sejumlah kecamatan,” bebernya. 

Terusnya, Lambar ini merupakan Surga yang tersembunyi dan hampir semua objek wisata dimiliki Kabupaten Lambar dimulai dari Gunung, taman, danau hingga wisata budaya, dan dan cukup komplit.

”Pemerintah daerah juga sedang mengembangkan sejumlah potensi wisata lainnya dan telah memberikan perhatian yang lebih untuk mempromosikan serta menjual berbagai macam Destinasi Wisata yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, sehingga nantinya dapat memberikan kemakmuran dan kesejahteraan bagi masyarakat itu sendiri,” kata dia. 

Selanjutnya, sebagai upaya peningkatan pengunjung wisatawan, Pemkab Lambar melakukan berbagai macam upaya diantaranya Festival Budaya, Festival Bumi Skala Brak, Festival Kebangsaan termasuk juga Festival Kopi.

”Pemkab mempunyai gagasan yakni membangun sekolah Kopi, Kampung Kopi dan juga mengadakan Festival Kopi. Kemudian sekolah kopi memberikan pengetahuan cara menanam, memelihara dan merawat Kopi untuk meningkatkan Produktivitas Kopi, Sekolah kopi itu juga memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat bagaimana kopi ini mempunyai nilai tambah,” imbuhnya. (nop/mlo)




Pos terkait