Imbas Covid-19, Pengunjung Pertokoan Makin Sepi

  • Whatsapp
Suasana di Jalan Wortel Monginsidi Kota Bandarlampung tampak lengang sekitar pukul 13.30 WIB, Minggu (22/3).

Medialampung.co.id – Pengusaha penyewa toko atau tenant di mall maupun pertokoan di pinggiran jalan Kota Bandarlampung mengaku merugi karena wabah virus corona (Covid-19) di Indonesia. 

Pasalnya, aktivitas publik dibatasi dalam rangka mencegah penyebaran virus yang telah menjadi pandemi di semua wilayah.

Bacaan Lainnya

Salah satu karyawan Elzatta Hijab, Inda mengatakan, akibat Covid-19 tentunya sangat mempengaruhi pendapatan. Pasalnya, pengunjung toko hanya satu atau dua orang setiap hari yang sebelumnya mencapai 35 pengunjung per hari.

Sementara waktu, untuk menambah penghasilan Elzatta Hijab lebih fokus melakukan penjualan secara online melalui Instagram (IG). 

“Tetapi masyarakat Lampung sangat sedikit peminatnya berbelanja online, mungkin karena merasa lebih puas jika mendatangi toko langsung. Kita berharap masalah Covid-19 ini cepat berakhir sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” jelas Inda.

Warga Gang Harapan, Kelurahan Labuhandalam, Kecamatan Labuhanratu, Nimas Wati Anggreini ini mengaku untuk saat ini lebih memilih berdiam diri di rumah mengikuti saran pemerintah.

Diam di rumah seperti saran pemerintah, kata dia, itu solusi terbaik untuk memutus penyebaran virus corona. 

“Untuk sekarang saya menghindari perkumpulan, seperti di pusat perbelanjaan, dan hanya keluar rumah saat mencari stok makanan,” akunya. (ded/mlo)


Pos terkait