Informasi Razia Covid-19 Selalu Bocor, Ini Kata Eva Dwiana

  • Whatsapp

Bandarlampung – Walikota Bandarlampung Eva Dwiana bertekad pada April 2021 nanti Kota Bandarlampung masuk Zona Hijau Pandemi Covid-19. Namun saat ini, Kota Bandarlampung masih berstatus Zona Kuning.

Dalam Apel Siaga Covid-19 yang dihadiri seluruh marta Satgas Covid-19 di Halaman Gedung  Wanita  Bandarlampung, Rabu (31/3), Walikota Eva Dwiana menegaskan, segera melakukan operasi besar-besaran agar status zona hijau bisa secepatnya didapatkan.

Bacaan Lainnya

Eva Dwiana mengapresiasi kerja dari tim satgas  covid yang telah bekerja keras dalam menegakkan penerapan Protokol kesehatan tanpa lelah.

Eva juga mengungkapkan bahwa Satgas Covid telah banyak membantu dalam pencegahan Covid-19. Namun, untuk menuju zona hijau, Eva meminta seluruh tim Satgas Covid-19 untuk lebih menggencarkan lagi penerapan prokes di masyarakat

“Tim satgas ini sudah sangat luar biasa, tapi kayaknya kita harus lebih kencang lagi, harus lari,” tegasnya 

Selain itu, Eva menyesali adanya kebocoran informasi saat tim satgas melakukan razia protokol kesehatan di tempat hiburan malam.

Menurutnya, banyaknya laporan yang masuk langsung ditindak lanjuti oleh Kapolres dan Dandim dengan mengirimkan tim untuk melakukan peninjauan.

Tapi ketika tim sudah sampai di lokasi, tempat tersebut kosong. Nah ini kan ada kebocoran kita akan melihat siapa yang bermain-main dengan bocornya informasi akan kita tindak tegas.”ujarnya

“Mudah-mudahan ini tidak terjadi lagi, bunda minta tolong kerjasamanya dalam menangani covid 19 ini sehingga kita bisa segera menuju zona hijau,” lanjutnya 

Ada empat kategori wilayah terkait penyebaran Covid-19, yaitu wilayah risiko tinggi yang ditandai dengan zona merah, risiko sedang ditandai dengan zona oranye.

Kemudian, risiko rendah dengan zona kuning, dan zona hijau yang menjelaskan kabupaten/kota tidak atau belum terdampak.

Sementara  Kapolres Bandarlampung Kombes Yan Budi Jaya menjelaskan  pihaknya akan melakukan kroscek terhadap isu kebocoran informasi tersebut.

“Nanti kita cek dulu ada kebocoran apa tidak. Tapi informasinya dalam surat edaran itu kan jam operasional dibatasi sampai jam 22.00, jam 01.00 pagi buka lagi,” jelas Yan Budi Jaya 

Soal kebenaran adanya yang informasi yang bocor  tersebut, Yan Budi akan mengkonfirmasi tersebut.

“Nanti akan kita buktikan. Seluruh gugus tugas lah ya TNI/POLRI kita akan cek informasi itu benar apa tidak,” tutupnya




Pos terkait