Ini Penyebab Surutnya Air Baku PDAM Pringsewu

  • Whatsapp
Bupati H. Sujadi memantau penggenangan bendungan Way Sekampung - Foto tangkap layar video.

Medialampung.co.id – Surutnya air baku PDAM Pringsewu merupakan dampak sementara dari impouding atau pengisian awal.

“Ini dampak sementara,” ungkap bupati Pringsewu H Sujadi.

Bacaan Lainnya

Sujadi berharap setelah penuh dengan ketinggian 109 m aliran air termasuk air baku akan normal kembali. 

Selain itu dari informasi yang diterima rencananya dibangun reservoir dengan sistem gravitasi.

“Insya Allah dibangun reservoir dengan sistem gravitasi 150-400 L/dtk mudah mudahan lebih makmur lagi airnya,” kata Sujadi.

Bendungan Way Sekampung di Pekon Bumiratu, Kecamatan Pagelaran kabupaten Pringsewu mulai dilakukan pengisian awal (impounding) , Jumat (20/8).

Dalam kesempatan itu, Sujadi berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang telah merespons usulan pembangunan Bendungan Way Sekampung.

“Sehingga telah terwujud sebuah bendungan yang sangat megah, termasuk jembatan penghubung Kecamatan Pagelaran dan Pagelaran Utara yang saat ini menjadi jembatan terpanjang di Lampung,” ungkapnya. 

Bupati juga berterima kasih dan apresiasi kepada para kepala pekon di wilayah Kecamatan Banyumas, Pagelaran dan Pagelaran Utara serta masyarakat, yang berkaitan langsung dalam penyediaan lahan bendungan. 

“Kita berharap dan berdoa keberadaan bendungan ini menjadi sumber kesejahteraan bagi masyarakat,” harapnya.

Sementara itu Kepala BBWS Mesuji Sekampung Alexander Lida mengatakan proses pembangunan Bendungan Way Sekampung berjalan lancar tak terlepas dari dukungan bupati H Sujadi.

“Keberadaan Bendungan Way Sekampung di Pringsewu ini memberi dampak yang signifikan dalam penyediaan air baku, baik untuk irigasi maupun air minum,” jelasnya.(sag/mlo)


Pos terkait