Ini Pesan Menteri Teten Masduki saat Webinar dengan Bupati Hj. Winarti

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki meminta jajaran pemerintah daerah untuk menguatkan usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Hal tersebut disampaikan Teten Masduki saat webinar UMKM dan ekonomi produktif dengan Pemkab Tulangbawang, Jumat (18/12).

Bacaan Lainnya


Dalam kesempatan itu, Menteri Koperasi dan UKM menyampaikan jika pemerintah daerah, provinsi dan pusat harus menguatkan sinergi dalam menanggulangi dampak Covid-19.

Menurutnya, salah satu caranya yakni dengan menguatkan kembali UMKM di masing-masing daerah agar menyerap tenaga kerja.

“Penguatan UMKM akan sangat penting untuk membantu penyerapan tenaga kerja, menahan laju penurunan ekonomi akibat dampak Covid-19,” kata dia.

Selain hal tersebut, pemerintah pusat saat ini juga terus berupaya untuk mendorong agar program program belanja dapat terus meningkat. “Pemerintah Pusat pada tahun 2021 akan terus meningkatkan program pembiayaan untuk UMKM,” ungkapnya.

Bupati Tulangbawang Winarti dalam kesempatan itu mengucapkan terimakasih kepada Menteri Koperasi dan UKM dan Gubernur Lampung karena terus mendukung geliat UMKM di daerah.

Winarti juga menyampaikan, webinar dengan tema geliat dan eksistensi usaha ekonomi produktif di masa pandemi Covid-19 tersebut terasa spesial karena bertepatan dengan tiga tahun kepemimpinan dirinya sebagai kepala daerah.

Dia juga menjelaskan jika 25 program unggulan Bergerak Melayani Warga (BMW) telah direalisasikan secara bertahap di 15 Kecamatan di Tulangbawang.

Mantan ketua DPRD Tulangbawang itu menambahkan, Kabupaten berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur tersebut memiliki banyak potensi pengembangan UMKM, seperti pada sektor pertanian dan perkebunan, perikanan, peternakan dan potensi di sektor kerajinan seperti batik tulis dan sulaman Maduaro khas Tulangbawang.

“Jumlah pelaku UMKM di Tulangbawang sebanyak 35.885. Untuk akses permodalan terus kami bantu dengan berbagai macam program, seperti bantuan gerobak bagi pedagang kaki lima serta bantuan permodalan bagi pelaku UMKM,” terangnya.

Webinar sendiri diikuti oleh 427 orang terdiri dari pelaku UMKM, stakeholder terkait, forkopimda dan pejabat di lingkungan Pemerintahan. (nal/mlo)


Pos terkait