Ini Riwayat Dua ODP dan PDP Meninggal Dunia

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung, dr. Reihana menjelaskan kronologis pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal dunia, Selasa (12/5).

Riwayat PDP yang meninggal dunia, yaitu seorang wanita 56 tahun warga Bandarampung. Pasien tidak ada riwayat perjalanan ke luar Lampung, namun memiliki penyakit trubus, paru-paru juga rubhu penemoni sejak sebulan terakhir.

Bacaan Lainnya



Menurut Reihana, pasien melakukan rawat jalan dan sering keluar masuk rumah sakit sejak dua bulan lalu.

Pada 5 Mei, kondisi yang bersangkutan semakin menurun. Pasien oleh keluarga dibawa ke salah satu rumah sakit pemerintah di Provinsi Lampung dan masuk ruang isolasi.

Lalu 6 Mei dilakukan Rapid Tes dengan hasil nonreaktif atau negatif. Kemudian di lakukan swab pertama dengan hasil negatif.

“Tapi karena sudah masuk kategori PDP, tetap dilakukan pemulasaraan jenazah dengan cara Covid-19,” jelasnya.

Lalu terkait kematian seorang pasien kategori orang dalam pemantauan (ODP), adalah seorang laki-laki 27 tahun, warga Kabupaten Pesawaran. Kronologisnya, pasien seorang pekerja swasta di Jakarta, pada 17 Maret pulang ke Lampung dikarenakan sakit.

Tanggal 12 April ODP berobat ke salah satu puskesmas dengan keluhan demam, 22 April ODP datang kembali ke puskesmas dengan keluhan demam, sakit pada bagian uluh hati, mual dan muntah dengan diagnosa observasi thypoid.

Pada 22 April dilakukan Rapid tes dengan hasil nonreaktif, pada 29 April pasien dirujuk ke salah satu rumah sakit umum di Pesawaran dilakukakan rapid tes kedua kalinya dengan hasil yang sama yaitu negatif.

Lalu 30 April dilakukan pengambilan swab Pertama dengan hasil negatif. Selanjutnya pada tanggal 5 Mei Pasien dirujuk ke rumah sakit daerah Kabupaten Pringsewu dengan keadaan semakin memburuk.

“11 Mei sekitar pukul 22.00 Wib, pasien dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Pringsewu diagnosa penyakit hepatitis dan HIV,” tutup Reihana. (ded/mlo)



Pos terkait