Ini Skenario New Normal yang Disiapkan Pemkab Lambar

  • Whatsapp
Plt. Kepala Diskominfo Lambar Padang Prio Utomo

Medialampung.co.id – Hasil evaluasi penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid) di Kabupaten Lampung Barat menunjukkan prestasi yang menggembirakan. Sebab, tidak ada lagi penderita baru dan timbulnya cluster baru Covid-19 di kabupaten setempat. 

Prestasi tersebut ditunjukkan dengan ditandai hasil Swab atau PCR terhadap enam  Orang Dalam Pantauan (ODP) yang telah keluar dan hasilnya negatif, dan pasien Positif Covid-19 yang diisolasi di RSUD Alimuddin Umar sudah dinyatakan sembuh dan telah kembali ke keluarga masing-masing. 

Bacaan Lainnya



Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Lambar Padang Prio Utomo, SH., mengungkapkan, dalam rangka menyikapi kondisi dan dinamika yang terjadi maka pemerintah daerah telah melakukan evaluasi penangan yang lebih optimal dan serius atas penanganan yang telah dilakukan oleh gugus tugas.

“Kemudian dalam upaya menyongsong tatanan kehidupan baru (new normal) yang ditargetkan berjalan pada Minggu kedua bulan Juni, yang diyakini mampu menggerakkan kembali sendi-sendi kehidupan masyarakat utamanya adalah kehidupan ekonomi masyarakat jangan sampai stagnan atau cenderung lumpuh maka pemerintah daerah telah menyiapkan skenario,” ungkapnya. 

Dijelaskan, skenario yang dipersiapkan itu yakni secara bertahap kantor instansi pemerintah dan instansi pelayanan publik akan dibuka secara normal. 

“Meski dibuka kembali secara normal namun harus tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” ungkap Padang. 

Kemudian, lanjut Padang, operasional Posko pintu masuk akan dikurangi, nantinya hanya dua posko saja yang beroperasi yaitu posko Pinusan dan Posko Sukau. Hal itu telah dibahas dan juga telah dipertimbangkan. 

“Selanjutnya Rule model dan pilot project dua lokasi ini akan bergandengan tangan secara simultan dengan unsur kepolisian dan TNI. Bahkan segera akan dibentuk tim yang terdiri dari Satpol-PP, Dinas Perhubungan, Polres dan Kodim,” kata dia. 

Tim tersebut, lanjut Padang, akan melaksanakan edukasi kepada masyarakat secara ketat yang tujuannya mendisiplinkan masyarakat dengan upaya paksa. Sehingga penerapan tatanan baru new normal dapat berjalan sesuai harapan. 

“Tidak hanya itu, direncanakan ada rule model dan pilot project prosedur standar new normal yg akan diterapkan secara bertahap di dua titik tempat bertumpuknya masyarakat yaitu Pasar Liwa dan Pasar Sekincau,” ujarnya. 

Ia menambahkan, kebijakan ini diambil dan diamini oleh anggota Forkompinda dalam upaya menjamin keberlangsungan hajat hidup masyarakat untuk mulai bangkit dan menatap masa depan yang lebih baik, dengan tagline #KitaSiapKitaKuat. (nop/mlo)



Pos terkait