Ini Tanggapan Masing-Masing Calon Usai Debat

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Debat calon bupati Lampung Tengah  telaj digelar di BBC Hotel Bandarjaya. Mengangkat tema Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Memajukan Daerah, debat terbagi dalam enam segmen.

Calon bupati Loekman Djoyosoemarto didampingi M. Ilyas Hayani Muda berharap pelaksanaan pilkada ini berjalan sukses. 

Bacaan Lainnya


“Semoga pilkada ini dapat terlaksana dengan sukses, damai, dan berjalan sesuai harapan. Kemudian yang jelas, kami lebih berpengalaman karena kami berdua berasal dari birokrat. Jadi lebih paham menjalankan pemerintahan,” katanya usai debat.

Karena itu, Loekman berharap seluruh warga Lamteng tidak beralih pandangan.

“Saya berharap kepada seluruh warga Lamteng untuk tidak beralih pandangan kecuali nomor 1,” ujarnya.

Gagasan dalam membangun Lamteng, kata Loekman, secara global maju dan sejahtera. 

“Prioritas program kami adalah bidang pendidikan, kesehatan, dan pertanian. Tapi, bukan berarti program pemberdayaan wanita tidak diperhatikan. Juga pembangunan infrastruktur akan kita laksanakan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Maju, mantap, dan berkeadilan!” tegasnya.

Sedangkan calon bupati Lamteng Musa Ahmad didampingi Ardito Wijaya menyatakan dirinya bersama pasangan telah menyusun program unggulan.

“Program pertama, terkait infrastruktur. Bagaimana kita harus mempercepat penyelesaian pembangunan. Masalah infrastruktur, terutama jalan-jalan kita di Lamteng ini. Kedua, bagaimana kita bisa bisa meningkatkan keamanan. Berikutnya berkaitan masalah pelayanan kesehatan, pendidikan, dan masalah pengangguran. Berkaitan pemberdayaan kita terhadap para pemuda ke depannya,” katanya. 

Musa menargetkan penyelesaian infrastruktur tiga tahun.

“Saya sudah sampaikan. Insya Allah, tiga tahun harus kita selesaikan masalah infrastruktur. Kita berkomitmen bahwa Insya Allah pemerintahan ke depan oleh pemerintah yang bersih yang jauh dari unsur KKN,” ungkapnya.

Sementara calon bupati Nessy Kalvia Mustafa didampingi K.H. Imam Suhadi juga berharap pilkada berjalan dengan aman, lancar, dan sukses.

“Saya mengajak semua, baik pendukung siapapun paslon, tetap saling menjaga agar tidak terprovokasi,” katanya.

Dalam debat ini, Nessy menyatakan waktunya sangat terbatas.

“Insya Allah dengan kelilingnya saya dan Pak Kyai Imam Suhadi ke masyarakat, akan kami sampaikan langsung kepada masyarakat. Salah satu yang mendorong kami berdua untuk maju dan berpasangan ini adalah para ulama-ulama. Kami sudah komitmen untuk membuat pondok-pondok pesantren di Lamteng ini semakin maju. Hampir semua kecamatan yang ada di Lamteng ini punya pondok pesantren, punya ratusan dan ribuan santri. Artinya membina generasi kita ini luar biasa. Karena itu harus ada peran pemerintah untuk turut serta memberi perhatian kepada pendidikan-pendidikan santri. Pemberian beasiswa gratis, terutama pada hafiz-hafiz Quran,” ungkapnya. (sya/mlo)




Pos terkait