Inilah Berbagai Inovasi yang Telah Diterapkan PA Gunungsugih

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Beberapa inovasi telah diterapkan Pengadilan Agama (PA) Kelas I B Gunungsugih, Lampung Tengah. Yakni Duta Pelayanan, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Online, Notifikasi Perkara, dan antrian sidang secara elektronik. 

Ketua PA Kelas I B Gunungsugih Dr. Hj. Sartini, S.H., M.H. menyatakan inovasi ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat pencari keadilan.

Bacaan Lainnya


“Inovasi Duta Pelayanan bertujuan mendekatkan pengadilan dengan masyarakat. Duta pelayanan hadir di tengah-tengah antrean masyarakat pencari keadilan. Menyapa dengan prinsip 5S (senyum, salam, sapa, sopan, dan santun). Masyarakat yang tidak memperoleh 5S dari petugas, berhak mendapat kompensasi berupa aksesori pengadilan. Duta Pelayanan menyuguhkan minuman kepada masyarakat pencari keadilan. Selain itu, Duta Pelayanan juga memberikan hadiah berupa aksesori bagi masyarakat yang mampu menjawab pertanyaan seputar pengadilan,” katanya.

Sartini melanjutkan, inovasi PTSP Online mengikuti inovasi Badan Peradilan Agama (Badilag) yang mendapat banyak apresiasi dari berbagai kalangan, baik dalam maupun luar negeri. 

“Melalui inovasi ini, masyarakat tetap dapat bertanya secara interaktif kepada petugas PTSP, meskipun tidak dapat datang langsung ke pengadilan. Selanjutnya aplikasi Notifikasi Perkara memberitahukan secara otomatis tahapan perkara melalui pesan singkat ke nomor kontak terdaftar. Aplikasi ini merupakan aplikasi inovasi Badilag 2019. Setiap pengadilan wajib mengimplementasikannya di lingkungan masing-masing. Sedangkan bagi internal, inovasi ini berfungsi sebagai notifikasi perkara, seperti jadwal sidang dan kekuatan hukum putusan,” ujarnya.

Sartini melanjutkan, masyarakat sering mengeluhkan antrian sidang pengadilan tidak tertib.

“Mengantisipasi keluhan ini, kita mengatur antrian sidang secara elektronik menggunakan aplikasi antrian sidang. Petugas penjaga sidang menginput antrian sidang sesuai kehadiran para pihak. Panitera sidang atas perintah ketua majelis memanggil para pihak masuk ke dalam ruangan sidang sesuai antrian masing-masing. Dengan inovasi ini, tidak ada lagi masyarakat yang datang duluan, namun mendapat antrian belakangan,” ucapnya.

Dengan motto pelayanan PA Kelas I B Gunungsugih Bersih, Transparan, dan Teruji (BESTARI), kata Sartini, pada  2021 fokus meningkatkan kualitas pelayanan berbasis teknologi informasi.

“Selain mempertahankan predikat A Excellent pada Akreditasi Penjaminan Mutu (APM), kita berupaya memperoleh predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dalam pembangunan Zona Integritas (ZI),” tegasnya. (sya/mlo)




Pos terkait