Insentif Guru Ngaji dan Imam Masjid Belum Dibayar

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Pemerintah Pekon Kerbang Langgar, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) diduga belum membayar insentif guru ngaji dan imam masjid di pekon setempat sejak pertengahan tahun 2020 lalu.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya mengaku insentif para guru ngaji dan imam masjid di pekon setempat belum dibayarkan oleh pemerintah pekon selama enam bulan pada tahun 2020 lalu.

Bacaan Lainnya

“Bahkan hingga kini hak para guru ngaji, imam masjid itu belum dibayarkan oleh Peratin Pekon kerbang langgar,” kata dia.

Menurutnya, belum terbayarnya insentif itu tidak diketahui penyebabnya, sementara anggaran insentif itu telah dituangkan dalam APBDes Pekon seharusnya sudah dibayarkan oleh pemerintah pekon setempat.

“Seharusnya tidak ada masalah pembayaran insentif itu, karena anggarannya sudah jelas jadi tidak ada alasan aparat pekon tidak membayarkan hak para guru ngaji dan imam masjid di pekon ini,” ujarnya.

Sementara itu, Peratin Kerbang Langgar M. Indra saat dikonfirmasi membenarkan bahwa ada insentif yang belum pihaknya bayarkan karena anggaran insentif itu masih digunakan untuk keperluan lain.

“Memang benar insentif guru ngaji dan imam masjid itu belum kami bayarkan selama enam bulan, karena anggaran itu masih kami gunakan untuk keperluan lain,” kata dia.

Dijelaskannya, insentif yang belum dibayarkan untuk guru ngaji itu sebesar Rp6 juta atau Rp1 juta dalam satu bulan begitu juga dengan insentif imam masjid karena nilai kedua insentif itu dibuat sama.

“Insentif guru ngaji dan imam masjid yang belum terbayarkan itu sudah kita sampaikan, bahkan sudah disetujui oleh guru ngaji dan imam masjid,” terangnya.

Selain itu, dirinya juga telah mengupayakan agar dalam dua bulan ini dapat melunasi tunggakan pembayaran insentif guru ngaji dan imam masjid itu, bahkan dirinya telah memberikan jaminan berupa sertifikat tanah tapi ditolak.

“Saya memang sedang berusaha agar insentif guru ngaji dan imam masjid itu bisa terbayarkan, mudah-mudahan dalam satu atau dua bulan ini bisa saya lunasi,” pungkasnya. (ygi/d1n/mlo)


Pos terkait