Intensitas Hujan Tinggi, Warga Waykanan Diimbau Siaga

  • Whatsapp
Kepal a BPBD Way Kanan Bismijanadi,SE

Medialampung.co.id – Intensitas hujan cukup tinggi melanda Kabupaten Waykanan sejak seminggu terakhir. Kondisi tersebut dikhawatirkan menimbulkan bencana banjir khususnya di beberapa kampung dan kecamatan yang selama ini menjadi langganan banjir.

Karena itu, BPBD Waykanan mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa siaga sebagaibentu antisipasi terjadinya bencana yang sewaktu-waktu bisa saj datang melanda.

Bacaan Lainnya



”Di Waykanan ini terdapat 8 Kecamatan yang sangat rawan akan bahaya banjir, antara lain Kecamatan Blambanganumpu, Negeriagung, Bumiagung, Bahuga, Pakuanratu, Negarabatin, Negeribesar, dan sebagian kecil di Kecamatan Buaybahuga. Dari keseluruhan itu, terdapat 26 kampung yang kerap terdampak,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Waykanan, Bismijanadi, S.E.

Untuk persiapan menghadapi bencana banjir, pihak BPBD memberi peringatan dini kepada masyarakat melalui camat dan kepala kampung untuk selalu waspada.

Kemudian warga diimbau segera memindahkan barang-barang dan surat berharga ke tempat yang lebih aman, selalu mendekatkan senter dan alat komunikasi.

Kemudian melakukan koordinasi dengan lintas sektor (TNI, Polri, Rapi, PMI) utk bersama membantu masy bila trrjadi bencana.

Sebagai bentuk persiapannya kami telag menggelar Apel siaga bencana (kesiapan personil dan peralatan), mengaktifkan pos-pos siaga bencana pada daerah rawan bencana.

Lalu melakukan komunikasi dengan daerah rawan bencana, melakukan pemantauan langsung pada daerah daerah rawan bencana, dan siap membantu masyarakat yang terkena bencana.

Hasil pantauan di lapangan, meski belum terjadi banjir besar, namun di beberapa kecamatan sudah kerap terkena banjir, diantaranya Kecamatan Pakuanratu Negarabatin dan Bahuga.

Dimana terakhir curah hujan yang cukup tinggi telah menyebabkan Jalan Poros acara Kampung Purwanegara, Kecamatan Negarabatin tidak bisa dipergunakan karena terendam air.

Demikian halnya di Kampung Srimenanti, Kecamatan Negarabatin, ketinggian air mencapai 75 sentimeter (cm).

Hanya saja karena sebagian besar rumah warga setempat berupa rumah panggung, sehingga tidak begitu terdampak. (wk1/mlo)



Pos terkait