Investor Asing Lirik Pariwisata Pesbar

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id Investor dari Australia dan China atau investor asing rata-rata mulai banyak untuk menanamkan modalnya pada sektor Pariwisata Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar). Hingga kini sudah terdapat sejumlah investor termasuk yang menyatakan akan berinvestasi di Kabupaten yang berjuluk Negeri Para Saibatin Dan Para Ulama itu.

Hal itu terlihat melalui aplikasi website di Sistem Informasi Penanaman Modal (Simpedal) Kabupaten setempat. Mengingat Simpedal di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pesbar kini sudah mulai berjalan.

Bacaan Lainnya



“Masih banyak yang harus disempurnakan dalam aplikasi Simpedal itu, tapi sudah mulai berjalan dan sudah banyak para investor yang masuk dan siap untuk berinvestasi,” kata Kabid Penanaman Modal, M. Choirul Anwar, S. Ip, M.M., mendampingi kepala DPMPTSP Pesbar, Drs. Jon Edwar, M.Pd., Senin (21/10).

Menurutnya, beberapa investor yang telah masuk pada Simpedal itu mayoritas banyak dikunjungi oleh para investor dari mancanegara seperti Australia dan China, bahkan telah menyatakan akan berinvestasi di Pesbar terutama dalam pengembangan sektor pariwisata. Artinya, sektor pariwisata yang ada di Pesbar memiliki potensi yang cukup menjanjikan untuk dikembangkan.

“Mudah-mudahan dengan banyaknya para investor yang menyatakan mau berinvestasi di Pesbar ini akan terealisasi,” jelasnya.

Dijelaskan, dalam mendukung para investor yang masuk di Pesbar,  Pemkab setempat terus berupaya untuk memaksimalkan pelayanan dalam perizinan dan sebagainya. Salah satunya melalui Simpedal itu untuk memudahkan investor mendapat informasi secara rinci terkait peluang yang mungkin masih terbuka untuk berinvestasi di Pesbar.

“Melalui Simpedal itu maka calon investor akan lebih mudah untuk mendapat informasi potensi yang masih bisa dikembangkan, salah satunya seperti potensi pariwisata,” katanya.

Bahkan, kata dia, dalam Simpedal itu tercantum informasi mengenai zona wilayah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) seperti zona industri, pariwisata dan lainnya, serta mekanisme perizinan yang dapat ditempuh untuk mengurus kelengkapan dokumen perizinan saat berinvestasi. Dirinya berharap melalui Simpedal itu kedepan akan banyak para investor yang berinvestasi di kabupaten setempat.

“Dengan begitu akan berdampak pada kemajuan disemua sektor di kabupaten ini dan juga terhadap masyarakatnya,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)



Pos terkait