Isak Tangis Warnai Pelepasan Siswa Kelas VI SDN 1 Pajarbulan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pelaksanaan pelepasan siswa/siswi kelas VI SD Negeri 1 Pajarbulan, Kecamatan Waytenong, Kabupaten Lampung Barat Tahun Pelajaran (TP) 2020-2021, yang dilaksanakan Kamis (17/6)

Dihadiri oleh Pengawas TK SD Mashuryati, S.Pd.SD., ketua komite Ustad Lala, orang tua siswa, serta seluruh siswa dan dewan guru.

Bacaan Lainnya

Isak tangis pecah saat siswa kelas VI menyanyikan lagu ‘Terima Kasihku’. Linangan air mata tak terbendung baik siswa maupun orang tua menyaksikan hikmatnya pelepasan tersebut, bahkan di antara orang tua merasa tidak percaya bahwa anak ‘mereka’ sudah selesai menamatkan pendidikan di SDN 1 Pajarbulan.

Hasil wawancara wartawan media ini dengan salah satu siswa Dew Sisilia, sang siswa mengatakan.

“Bagaimana kami tidak menangis, selama kami menuntut ilmu di sini kami selalu dididik dengan kelembutan dan kasih sayang. Kami diajar dengan segudang ilmu pengetahuan seolah kami terasa keliling dunia, serta kami dilatih oleh guru-guru yang mumpuni di bidangnya,” katanya. 

Lain halnya pendapat salah seorang guru Tuti Alawiyah,S.Pd.SD, yang menyebutkan ketika dia mengajar anak-anak nikmatnya terasa  seperti ngajar anak sendiri yang tidak pernah ada beban, membosankan apalagi menyebalkan.

Dibawah kepemimpinan Agustari, yang berlatar belakang Pendidikan Strata Dua (S2), pihaknya mampu memaksimalkan potensi yang ada, seperti halnya Sumasnu, S.Pd.SD., yang dijadikan guru panutan bagi dewan guru dengan  nasehatnya didengarkan petuahnya dilaksanakan.

Belum lagi segudang prestasi yang ditorehkan baik guru maupun siswa. Seperti Yeni Anggrayani, S.Pd., sebagai Guru Instruktur Nasional Mata Pelajaran Penjaskes, sekaligus sebagai guru penggerak Kabupaten Lampung Barat, ada lagi Krisna Mutiara sebagai Instruktur Nasional Kurikulum tiga belas (13) yang dibawah pengarahannyalah pelaksanaan K13 SDN 1 Pajarbulan berjalan sangat baik.

Ditambah lagi Tuti Alawiyah, S.Pd.SD., seorang guru favorit baik bagi siswa maupun bagi rekan gurunya karena seribu metode yang bisa ia terapkan, serta Emih, S.Pd., seorang guru baru yang serba bisa dan punya kemampuan diatas rata-rata.

Termasuk Bintang Dwi Fajria murid SDN 1  Pajarbulan yang pernah meraih juara ke 4 catur tingkat Provinsi, Rafli pernah tebus OSN Matematika tingkat Provinsi Lampung. Artinya prestasi yang ditoreh SDN tersebut untuk tingkat kabupaten jauh lebih besari. Sehingga masyarakat sekitar memberi julukan SDN 1 Pajarbulan sekolah yang penuh prestasi dan dedikasi. (r1n/mlo)




Pos terkait