Jadi Pilot Project Transformasi Perpustakaan, Pusat akan Kucurkan Rp10 Miliar untuk Lambar

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemerintah pusat melalui Perpustakaan Republik Indonesia (RI) akan mengucurkan bantuan sebesar Rp10 Miliar untuk Kabupaten Lampung Barat pada tahun anggaran 2022 mendatang, sebagai bentuk dukungan kepada kabupaten setempat sebagai kabupaten literasi.

Hal tersebut terungkap usai, digelarnya pertemuan melalui Video Conference antara Bupati Lambar Hi. Parosil Mabsus didampingi Asisten Bupati Bidang Administrasi Umum Ismet Inoni, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Yudha Setiawan, Kepala Disdikbud Bulki Basri, Kepala Balitbang Paijo, dengan Kepala Perpustakaan Republik Indonesia Muhammad Syarif Bando, Rabu (28/7).

Bacaan Lainnya

Pakcik—sapaan Parosil Mabsus mengungkapkan, perjuangan Pemkab setempat untuk mewujudkan kabupaten Literasi mulai menampakkan hasil. Salah satunya mendapat dukungan anggaran dari Pemerintah pusat melalui Perpustakaan RI sebesar 10 Miliar yang akan dikucurkan pada tahun 2022 mendatang.

”Tentunya kita menyambut baik dengan adanya bantuan dari perpustakaan RI ini. Support dan dukungan ini akan kami jadikan sebagai pemupuk semangat kami dalam mewujudkan Lampung Barat sebagai Kabupaten Literasi. Insyaallah bantuan dari Perpustakaan RI nanti akan kita bangunkan Gedung Perpustakaan Daerah, yang ada di lingkungan sekuting terpadu,” ungkapnya.

Terusnya, bukan hal yang mudah untuk mewujudkan Lampung Barat sebagai kabupaten literasi. Mengingat dari 15 Kecamatan, 131 Pekon dan 5 kelurahan yang ada di Lampung Barat memiliki latar belakang budaya dan suku yang berbeda, dan ada diantaranya yang sulit untuk menanamkan kebiasaan membaca.

”Sehingga dibutuhkan perjuangan dan kerja keras dari seluruh stakeholder untuk meningkatkan minat baca di masyarakat. Namun, Alhamdulilah usaha dan upaya itu sedikit demi sedikit mulai membuahkan hasil. Minat baca di masyarakat kini mulai meningkat, terbukti dengan semakin menjamurnya pojok baca di setiap sudut lokasi baik perkantoran, perkampungan bahkan rumah baca sudah hampir merata ada di setiap pekon,” bebernya.

Ia memiliki keyakinan dengan meningkatnya minat baca masyarakat di Lampung Barat, kedepan Lampung Barat akan lebih maju dan semakin berkembang kedepannya.

Sementara Kepala Perpustakaan RI Muhammad Syarif Bando, mengatakan, pihaknya bangga dan akan terus mensupport Pemkab Lambar, dalam memperjuangkan literasi di bumi beguai jejama sai betik tersebut. 

”Kita sudah siapkan anggaran Rp10 miliar untuk bantu Lampung Barat, anggaran nya sudah disiapkan pak Dirjen. Lampung Barat kita rencanakan untuk menjadi pilot projek transformasi perpustakaan. Ini dilihat dari perkembangan literasi di Lampung Barat yang sudah cukup bagus, dengan adanya Perpustakaan Pekon, dan perpustakaan berjalan,” kata dia. (nop/rin/mlo)


Pos terkait