Jadi Tersangka Kasus Curanmor, Satu Pelajar Diamankan

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id- Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di lingkungan parkir Rumah Sakit Umum Saerah Alimuddin Umar (RSUDAU) di Pekon Kubuperahu, Kecamatan Balikbukit, Kabupaten Lampung Barat pada Minggu (8/9/2019) sekitar pukul 02:00 WIB lalu akhirnya terungkap.

Dengan dasar laporan pengaduan, No.LP/921/IX/2019/Polda Lampung/Res Lambar/Sek Babu, tanggal 08 September 2019. Unit Reskrim Polsek Balikbukit mengamankan Setiandari Budi Santoso (17) salah seorang pelajar yang masih duduk dibangku kelas XII SMA, warga Desa Simpang Sender, Kecamatan Buaypematang Ribu Ranau Tengah, Kabupaten OKU Selatan.

Bacaan Lainnya



Kapolsek Balikbukit Iptu Samsul Bahri S.H., mendampingi Kapolres AKBP Rachmat Tri Haryadi S.Ik, M.H.,menjelaskan ada dua pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut, selain Setiandari Budi Santoso, Pelaku atas nama Dedi Irawan yang terlebih dahulu berhasil diamankan oleh Polsek Muara Dua atas perkara senjata tajam (sajam) dengan membawa sepeda motor jenis Yamaha Vixion.

Pelaku curanmor dan barang bukti berupa kunci leter T yang digunakan untuk merusak kunci sepeda motor korbannya

“Setelah kita lakukan penyelidikan yang berkoordinasi dengan Polsek Muara Dua, ternyata motor itu hasil curian yang dilaporkan hilang saat terparkir lingkungan RSUDAU. Saat itu juga kami langsung melakukan pengembangan dan berhasil menangkap pelaku Setiandari Budi Santoso,” terang Samsul.

Berdasarkan modus operandi (MO), dalam melancarkan aksinya kedua pelaku mendatangi lingkungan parkir sepeda motor tepatnya di depan ruang IGD RSUDAU sekitar pukul 02:00 WIB. Salah satu pelaku yaitu Budi mendekati sepeda motor Yamaha Vixion, dan saat itu langsung dinaiki oleh pelaku. Kemudian rekan pelaku, yaitu Dedi langsung mendorong motor tersebut menggunakan kaki sambil mengendarai sepeda motor Honda Beat milik pelaku.

“Motor itu dibawa kabur dengan cara di step atau di dorong menggunakan kaki sambil mengendarai sepeda motor beat milik pelaku, setelah berhasil dibawa sampai ke wilayah Kota Batu, kunci kontak dirusak dengan kunci leter T, akhirnya motor tersebut berhasil menyala dan langsung dibawa kabur ke rumah pelaku,” imbuhnya.

Ia menambahkan, dalam penangkapan itu, pihaknya juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu Unit sepeda motor merk Yamaha Vixion type IPA warna putih merah tanpa nomor polisi, dan satu unit Honda Beat POP warna merah dengan nopol BG 2212 PH serta satu buah kunci leter T.

“Tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP tentang curanmor dengan ancaman pidana maksimal 7 Tahun penjara,” pungkasnya.(edi/mlo)



Pos terkait