Jaga Kesehatan Santri, Puskesmas Sumberjaya Laksanakan Program Poskestren 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Sumberjaya, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) kembali intensifkan kegiatan pengobatan dan penyuluhan kesehatan. Namun kali ini sasarannya adalah para santri Pondok Pesantren (ponpes).

Seperti pada Kamis (4/2), tim terpadu UPT Puskesmas tersebut berkunjung ke Ponpes Miftahul Huda melakukan pemeriksaan sekaligus pengobatan secara umum terhadap keluhan keluhan santri. 

Bacaan Lainnya

Dimana kegiatan itu disambut antusias pihak pesantren dan para santri, sehingga dalam pengecekan petugas kewalahan. Namun tetap semangat menjalankan tugas.

Kepala UPT Puskesmas Subianto, S.Km., menyebutkan penyuluhan dan pengobatan santri secara gratis tersebut, menjadi salah satu program kegiatan Puskesmas Sumberjaya yakni program Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren).

Dimana pelaksanaan pengobatan dan penyuluhan akan dilaksanakan setiap bulan dan dilangsungkan di seluruh ponpes tersebar di kecamatan tersebut.

Dijelaskannya, selain memberikan pengobatan dan penyuluhan, tim juga mensosialisasikan Tujuh (Pitu) Program unggulan Bupati Parosil Mabsus, diantaranya Ambulance Hebat, yang mana pihak pesantren dapat memanfaatkan ambulance hebat itu, seperti menghubungi petugas ketika membutuhkan pertolongan kesehatan kapan saja 2×24 jam.

“Kami juga sampaikan tentang Ambulance Hebat yang menjadi salah satu program unggulan Pak Bupati, agar betul-betul dapat dimanfaatkan masyarakat sebagaimana harapan Bupati untuk pelayanan kesehatan masyarakat Lambar pada umumnya,” tegasnya. 

Dijelaskan Subianto, dengan adanya Poskestren tersebut diharapkan kesehatan para santri di ponpes akan lebih terjaga melalui penanganan (pemeriksaan) kesehatan yang rutin.

“Kesehatan para santri lebih rentan terjadi, karena pondok menjadi tempat berkumpulnya para santri, sehingga ketika ada yang terkena penyakit menular. Penularannya lebih cepat, seperti penyakit kulit. Dan saat ini sedang pandemi Covid-19 maka kewaspadaan perlu jadi prioritas utama,” terangnya. 

Selain pengobatan tim puskesmas yang tergabung dari segala bidang tersebut melakukan pengkaderan Poskestren, yang mana para kader itu akan diajarkan penganan sakit yang sifatnya ringan.

“Kader yang saat ini mulai kami bentuk, akan berperan membantu petugas kesehatan, seperti menginformasikan ketika ada penyakit yang terjadi. Dan mereka akan diberikan pelatihan tentang penanganan-penanganan kesehatan,” ujarnya.

Sementara atas kegiatan pengobatan dan penyuluhan kesehatan tersebut mendapatkan sambutan yang luar biasa dari pihak ponpes.(r1n/mlo)




Pos terkait