Jago Merah Hanguskan Rumah Warga Limau, Tiga Orang Alami Luka Bakar

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Musibah kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Tanggamus, kali ini si jago merah menghanguskan satu rumah di Dusun Seranggi Pekon (desa) Tanjung Jaya Kecamatan Limau.

Rumah semi permanen yang terbakar adalah milik Rohman (60) warga setempat yang berprofesi sebagai nelayan. Akibat peristiwa kebakaran yang terjadi Senin sore (1/11) sekitar pukul 17.00 WIB, tiga anggota keluarga Rohman mengalami luka bakar sehingga terpaksa mendapat perawatan medis di rumah sakit.

Bacaan Lainnya

Adapun identitas korban kebakaran tersebut diantaranya Bainuri (54) selaku istri Rohman mengalami luka bakar sekitar 40%, cucu korban bernama Maysaroh (15) mengalami luka bakar 70% dan seorang balita bernama Novita Ralita (3,5) dengan luka bakar 10%. 

Menurut Kepala Pekon Tanjung Jaya, Sadiwan, kedua korban yaitu Bainuri dan Masysaroh saat ini masih berada di RSUD Pringsewu guna menjalani perawatan secara intensif dan untuk korban balita sudah diizinkan pulang untuk rawat jalan. 

“Ketiga korban sudah dibawa ke RSUD Pringsewu guna perawatan secara intensif, sementara cucu korban yang balita sudah di bawa pulang di rumah kerabatnya untuk rawat jalan,” kata Sadiwan.

Menurut Kakon, kerugian kebakaran tersebut seluruh rumah beserta isinya ludes terbakar dan ditaksir sekitar 50 juta rupiah. Dirinya berharap adanya uluran tangan dari donatur untuk meringankan beban penderitaan keluarga Rohman.

“Kerugian ditaksir sekitar Rp50 juta, karena rumah dan isinya ludes terbakar. Saya berharap adanya bantuan dari para dermawan, bagi yang ingin membantu dapat menghubungi langsung pak Rohman atau keluarga pak Rohman,” terang Sadiwan.

Sementara, Kasi Damkar, Nuzirwan membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Menurut Nuzirwan, berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, kebakaran disebabkan oleh kebocoran tabung gas.

“Infonya seperti itu, api dari dapur,kuat dugaan dari tabung gas yang bocor,” kata Nuzirwan mewakili Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Tanggamus, Alkat Alamsyah, Selasa sore (2/11).

Kemudian saat disinggung mengenai berapa armada yang diterjunkan, Nuzirwan mengaku bahwa, armada damkar tidak turun lantaran jauhnya lokasi dari Pos Damkar Kotaagung ke Limau.

“Armada tidak turun, terkendala jauhnya lokasi, sehingga upaya pemadaman dilakukan oleh warga dengan peralatan seadanya,” pungkas Nuzirwan.(ehl/rnn/mlo)

Pos terkait