Jalan Kota Rusak Parah, PUPR Lampura Janji Perbaiki di Tahun 2021

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Masyarakat di sekitar Jalan Bunga Mayang, Kelurahan Sribasuki Kecamatan Kotabumi Kabupaten Lampung Utara (Lampura),  mengeluhkan kerusakan Jalan akses keluar masuk kota. 

Saat ini, Kabupaten berjuluk Bumi Ragam Tunas Lampung, tersebut pada dua tahun terakhir minim pembangunan, yang membuat jalan perkotaan rusak parah. 

Bacaan Lainnya


Hal tersebut terbukti, saat wartawan media ini turun ke jalan yang berada di lingkaran Kota Kotabumi. Akses utama jalan di beberapa tempat, seperti Jalan Sriwijaya Kotabumi, Jalan Taman Siswa, Jalan Abrati Kotabumi, Jalan Dua Jalur Kebun Empat Kelurahan Kota Alam, dan masih banyak jalan lainnya yang kini perlu perhatian pemerintah setempat.

Sementara, warga berada Jalan Bunga Mayang, tepatnya di LK.05-LK.06, RT.01 dan RT.04, Kelurahan Sribasuki, Lampura. Warga bermukim di wilayah itu, bahu membahu melakukan gotong-royong hanya untuk memperbaiki akses jalan tersebut, Sabtu (19/12). 

Kondisi jalan memang cukup memprihatinkan terlihat badan jalan rusak yang kedalamannya sekitar 20 Cm, dan berdiameter kurang lebih sekitar 1-2 meter. Sementara, jalan yang hancur sekitar 50 meter.

Diperkirakan jalan tersebut sudah mengalami kerusakan hampir 3 tahun lamanya. 

“Warga pun bergotong royong memperbaiki jalan dengan cara menambal menggunakan material seadanya,” ujar Bastari, salah seorang warga setempat.

Selain jalan yang hancur, kata dia, warga sekitar juga dihantui rasa cemas ketika melintas jalan itu. Pasalnya, jalan rusak berlubang akan membuat terjadinya kecelakaan lalulintas.

“Kalau jalan ini ya sudah lama bener kalau gak salah udah 3 tahun lah, pengendara motor sering terbalik kalau lewat sini, heran juga belum pernah dibagusin, kami sebagai warga bingung juga kapan dibenerinnya,” ucap Bastari lagi yang diamini oleh warga lainnya.

Warga sangat mengharapkan adanya perbaikkan. Sebab, kata dia, jalan ini merupakan akses utama warga guna untuk melakukan aktivitasnya sehari-hari.

“Kita gak muluk-muluk kok, kita cuma minta di bagusin aja biar nyaman, dan kalau dihitung udah tiga tahun itu kan lumayan lama,” tambah Toni warga lainnya.

Saat ini, lanjut Toni, warga hanya dapat menambal lubang dengan material dan alat seadanya. Hal itu, (perbaikan jalan,Red) dilakukan warga hanya untuk menekan angka lakalantas ketika melintas di jalan tersebut.

“Udah hampir tiap hari ini yang tergelincir di jalan ini. Selain lubangnya besar, jalan juga di lumuri dengan lumut membuat jalan semakin licin. Kami minta pemerintah Jangan tutup mata lah, perbaiki jalan. Sebab jalan ini kan jalan Kota, yang banyak dilintasi warga,” celetuknya.

Sementara, Kepala Dinas PUPR Lampura, Syahrizal Adhar mengaku, akses jalan lingkar kota pada tahun 2021 akan diperbaiki.

Menurutnya, jalan yang ada di Lampura, saat ini pihaknya telah mendata dan segera mungkin adanya perbaikan.

“Tahun 2021 dan menggunakan anggaran tahun 2021 nanti, pasti jalan di sejumlah titik akan diperhatikan untuk segera diperbaiki. Itu semua sudah prioritaskan,” kata Syahrizal yang juga Plt. Kepala BAPPEDA Kabupaten Lampura itu.

Ia mencontohkan, jalan berada di Kelurahan Kotabumi Tengah, Kotabumi Ilir Kecamatan Kotabumi, sebagai bentuk perhatian khusus pemerintah, jalan tersebut menjadi prioritas kita.

Selain itu, sambung Syahrizal Adhar, jalan dua jalur berada di Kebun Empat Yang masih dalam kelurahan Kota Alam juga menjadi perhatian serius pemerintah.

“Tunggu saja, jalan itu pasti diperbaiki pemerintah daerah. Kita sudah mendata kok, jadi perintah Bupati Lampura Budi Utomo, jalan rusak harus segera diperbaiki di tahun 2021,” pungkasnya (adk/ozy)


Pos terkait