Jalan Rusak Parah, Warga Bengkulu Jaya Tagih Janji Penguasa

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Akses jalan kabupaten yang ada di Kampung Bengkulu Jaya Kecamatan Gunung Labuhan Kabupaten Waykanan menuju Kampung Pampang Tangguk Jaya Kecamatan Sungkai Tengah Kabupaten Lampung Utara rusak parah.

Jalan tersebut merupakan akses jalan yang digunakan masyarakat setempat dalam pengelolaan perekonomian kampung Bengkulu Jaya maupun luar kampung itu sendiri. 

Jalan penghubung dua kampung antara dua kabupaten itu terlihat rusak parah, sehingga mengakibatkan warga yang mengendarai kendaraan bermotor, sulit untuk melintas di jalan tersebut. 

Kerusakan jalan, terutama jalan yang menjadi akses utama warga untuk melakukan aktivitas sehari-hari, tentu rawan sekali akan terjadinya kecelakaan. 

“Kami sangat prihatin dengan kondisi jalan di kampung kami yang rusak ini, karena jalan ini merupakan akses utama warga,” ujar Sahdani, Minggu (25/07). 

Mirisnya, selama lima tahun terakhir PUPR Kabupaten Waykanan seolah mengabaikan kondisi tersebut. 

Masyarakat khawatir kondisi kerusakan jalan kabupaten akan semakin parah bila terus dibiarkan. 

“Harapan kami, Pemerintah Kabupaten Waykanan meninjau jalan kabupaten ini. Sebab jalan tersebut, butuh perhatian dari Pemerintah untuk diperbaiki,” harapnya. 

Menurut dia, Sejak jalan tersebut dilapen pemerintah terkait tidak pernah melakukan perbaikan, lubang jalan yang tadinya kecil kini semakin melebar dan diperparah lagi oleh kendaraan bermuatan lebih. 

“Sekarang aspalnya sudah tidak ada lagi yang tersisa hanya batu dan kerikil,” ungkapanya. 

Sahdani mengungkapkan, akibat kondisi jalan yang rusak seperti itu, terlebih di musim penghujan, kerap sekali terjadi kecelakaan. 

Terpisah, menurut salah satu warga yang minta namanya dirahasiakan, bahwa  jalan tersebut pernah dijadikan janji politik salah satu calon anggota Legislatif kabupaten Waykanan yang kini duduk di kursi DPRD Waykanan dan salah satu calon Wakil Bupati Waykanan yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati Waykanan. 

“Pada tahun 2019 dulu, bertepatan dengan pemilu legislatif dan ada satu calon yang menjanjikan jika dirinya terpilih ia akan mengaspal jalan ini, Alhamdulillah dirinya terpilih namun janji politiknya mulai menghilang, kemudian pada tahun 2020 pada saat kampanye calon Bupati dan Wakil Bupati Waykanan pihaknya menjanjikan jika ia terpilih dirinya akan mengaspal jalan ini, dan Alhamdulillah sekarang sudah menjabat namun janji belum juga terpenuhi,” tegas salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.(sah/mlo)


Pos terkait