Jangan Jadikan New Normal Sebagai Kebebasan yang Kebablasan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pekon Simpangsari, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) jadi pekon keempat disambangi Gugus Tugas Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Kecamatan Sumberjaya, dalam rangka edukasi penerapan New Normal.

Dalam acara yang dilakukan secara bergiliran Lima pekon dan Satu kelurahan itu, Gugus Tugas yang tergabung dari beberapa instansi, bersama petugas Polsek dan Koramil Sumberjaya itu, memaparkan tentang apa itu New Normal, yang tujuannya diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. 

Bacaan Lainnya



Camat Sumberjaya Agus Supriatna, S.P., tegaskan jangan sampai penerapan New Normal jadi kebablasan, sehingga perlu adanya pemahaman kepada masyarakat apa yang harus dijalankan.  

Dijelaskannya secara umum New Normal adalah kebijakan pemerintah untuk membuka kembali aktivitas ekonomi sosial dan publik secara terbatas dengan menggunakan standar kesehatan yang sebelumnya belum ada sebelum terjadinya pandemi Covid-19.

“Sekarang ini pemerintah telah mengizinkan kembali warga beraktifitas seperti biasa, tetapi dengan mentaati protokol kesehatan, diantaranya cuci tangan dengan air yang mengalir, tidak berjabatan tangan, menggunakan masker dan berbagai protap kesehatan lainnya,” ungkap pihaknya.

Oleh karena itu Agus mengajak jangan sampai anjuran-anjuran tersebut tidak diindahkan sehingga New Normal yang terjadi justru kebablasan dan membahayakan masyarakat hanya karena tidak menjalankan apa yang telah dianjurkan pemerintah.

“Kita tidak boleh takut apalagi sampai parno, tapi kita wajib waspada dengan mentaati protap kesehatan,” pintanya. 

Sementara Kepala Puskesmas Sumberjaya Subianto, menambahkan, edukasi penerapan New Normal tersebut, menjadi tanggung jawab bersama, dan diminta kepada semua warga yang ikut serta dalam sosialisasi itu dapat menginformasikan atau menjadi relawan kepada keluarga, sanak famili di tempat masing-masing sehingga semua warga paham akan tujuan dari New Normal tersebut.

“Kita saat ini dihadapkan dengan dunia baru atau cara kehidupan yang baru dengan melakukan batasan-batasan untuk menghindarkan dan bahkan memusnahkan Covid-19,” ujarnya. (rin/mlo)



Pos terkait