Jatuh Tempo Pelunasan PBB-P2 Diperpanjang Satu Bulan

  • Whatsapp
Kabid PBB BPKD Lambar Erwinsyah Husein, SH, M.H

Medialampung.co.id – 30 September merupakan batas waktu pelunasan Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Lampung Barat. Namun hingga batas waktu yang ditetapkan, masih ada sejumlah kecamatan yang belum  terealisasi 100 persen.

Menimbang pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19) yang terjadi dan telah berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat, maka Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) setempat mengeluarkan satu kebijakan, yakni memberikan relaksasi berupa perpanjangan jatuh tempo hingga satu bulan kedepan atau terhitung sejak 1-30 Oktober 2020. Relaksasi tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Kepala BPKD Lambar No.900/137/IV.01/2020.  

Bacaan Lainnya



Kabid PBB Erwinsyah Husein, SH, M.H., mendampingi Kepala BPKD Drs. Daman Nasir mengatakan, sebelumnya pihaknya menerima usulan dari masyarakat, melalui pemerintahan pekon dan kecamatan untuk perpanjangan jatuh tempo pembayaran PBB.

”Atas dasar usulan dari masyarakat salah satunya dari Kecamatan Sekincau pekon Gihamsukamaju dengan No.400/204/2008/IX/2020  tertanggal 29 September tersebut maka kami tindaklanjuti dan kami lakukan pembahasan dan selanjutnya diterbitkan surat keputusan kepala badan untuk perpanjangan sebagaimana yang diharapkan masyarakat,” ungkapnya.

Di dalam surat tersebut, jelas Erwinsyah, diberikan perpanjangan pelunasan pajak terhutang PBB tahun 2020 kepada seluruh wajib pajak di Lambar karena adanya Pandemi Covid-19, sehingga perpanjangan jatuh tempo pembayaran pajak terhutang mulai tanggal 1 hingga 30 Oktober.

”Karena sudah diberikan perpanjangan maka tentunya dihimbau kepada seluruh kecamatan dan pekon untuk memanfaatkan waktu satu bulan tersebut untuk mengejar realisasi PBB-P2, dan harapan kami pada 30 Oktober  mendatang realisasinya sudah mencapai 100 persen,” ujarnya.  

Seperti diketahui, dari total target PBB-P2 sebesar Rp4.320.684.395,00- telah terealisasi batas waktu yang ditetapkan, yakni sebesar Rp3.797.805,00- sehingga tersisa Rp522.878.637,00. 

“Untuk kecamatan yang sudah lunas 100 % dari  target itu Kecamatan Batuketulis, Kecamatan Pagardewa, Kecamatan Sukau, Kecamatan Waytenong, Kecamatan Kebuntebu, Kecamatan Balikbukit dan Kecamatan Gedungsurian,” ungkap Erwinsyah.

Sementara itu, untuk  PBB tiga perusahaan juga telah lunas 100 persen yakni PLTA Way Besai dengan target PBB sebesar 79.855.200,00,- lunas pada 15 Mei, PLN sebesar Rp3.342.000,00,- lunas pada 20 Maret, dan Lampung Hydro Energy sebesar  Rp1.506.010,00,- lunas pada 13 April lalu. (nop/mlo)



Pos terkait