Jelang Bulan Ramadhan, Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok Naik

Medialampung.co.id – Dalam rangka menjelang bulan Ramadhan 1443 Hijriah, Tim Pemkab Lambar yang terdiri dari Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), Dinas Kesehatan, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Ketahanan Pangan serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melaksanakan monitoring harga dan stok kebutuhan pokok dan pangan pokok di Pasar Liwa Kecamatan Balikbukit, Selasa (29/3).

Tim yang dipimpin langsung Kepala Diskoperindag Lambar Tri Umaryani tersebut tiba di Pasar Liwa sekitar pukul 08.00 WIB dan langsung menemui para pedagang sembako, sayur mayur, ikan, pakaian dan produk lainnya yang dijual para pedagang. Bahkan, ia berbincang bincang dengan para pedagang terkait harga, stok pangan serta kondisi pasar.

Bacaan Lainnya


“Hasil pantauan tim di lapangan, secara umum harga kebutuhan pokok masih stabil, namun ada juga sejumlah kebutuhan yang mengalami kenaikan,” ungkap Kepala Diskoperindag Tri Umaryani, S.P., M.Si., pada saat melaksanakan monitoring di Pasar Liwa, Selasa (29/3).

Dipaparkannya, sejumlah komoditas pangan yang mengalami kenaikan, seperti halnya daging ayam potong semula Rp36.000/Kg naik menjadi Rp38.000/Kg, daging sapi semula Rp130.000/Kg menjadi Rp135.000/Kg-Rp140.000/Kg, kentang dari harga Rp12.000/kg naik menjadi Rp13.000/Kg, kacang tanah dari harga Rp28.000/Kg naik menjadi Rp30.000/Kg , cabai merah besar dari Rp25.000/Kg naik Rp30.000/Kg, cabai rawit Rp25.000/Kg naik menjadi Rp30.000/Kg, timun Rp5.000-Rp8.000/Kg, dan sawi putih Rp3.000/Kg menjadi Rp4.000/Kg. 

Sementara untuk komoditas pangan yang harganya stabil antara lain cabai merah keriting Rp40.000/Kg, bawang putih Rp30.000/Kg, tepung terigu Rp12.000/Kg, gula kemasan Rp16.000/Kg. 

“Untuk harga tomat, kol, ayam kampung, telur, dan bawang merah mengalami penurunan,” kata dia

Naiknya sejumlah bahan pokok dan barang penting lainnya itu disebabkan tingginya permintaan dari masyarakat. 

“Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok barang cukup menjelang bulan Ramadhan. Untuk kenaikan harga juga masih wajar karena permintaan meningkat,” ujar Tri didampingi Kabid Perdagangan Sri Hartati.

Kabid Peternakan pada Disbunak Alma Arif, S.I.P., menambahkan, untuk harga daging mengalami kenaikan dikarenakan permintaan masyarakat meningkat , sedangkan untuk stok aman. 

“Dari hasil pemeriksaan kita untuk daging sapi maupun daging ayam yang dijual di Pasar Liwa kondisinya segar dan aman untuk dikonsumsi, serta kita juga tidak menemukan adanya hati sapi yang mengandung cacing pita,” tegas Alma Arif. (lus/mlo)


Pos terkait