Jelang Lebaran, Makanan Yang Beredar di Pesbar Masih Aman

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Makanan yang beredar di Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) selama bulan Ramadhan hingga menjelang hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah saat ini, dipastikan masih tergolong aman untuk dikonsumsi dan belum ditemukan adanya makanan yang mengandung zat-zat kimia berbahaya maupun kadaluarsa.

Kabid Perdagangan, Suparmi, S.Ip, M.M., mendampingi Kepala Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), Herizan, S.E, M.M., mengatakan berdasarkan hasil monitoring yang telah dilakukan ke sejumlah pasar tradisional, toko makanan, maupun mini market dan jenis lainnya di Kabupaten Pesbar ini, belum ditemukan adanya makanan yang kadaluarsa beredar di pasaran. Begitu juga makanan yang dilarang beredar, sampai sekarang belum ditemukan.

Bacaan Lainnya



“Meski sementara ini masih tergolong aman, tapi harus tetap diwaspadai oleh masyarakat, terutama dalam membeli produk makanan menjelang lebaran ini,” kata dia, Selasa (19/5).

Dijelaskan, dari hasil monitoring ke sejumlah pasar tradisional pihaknya juga kerap mengimbau para pedagang untuk dapat lebih teliti dalam menerima barang yang dijual, terutama makanan yang berasal dari luar daerah.

Karena sebelum Ramadhan lalu dari hasil monitoring bersama instansi terkait pernah ditemukan adanya produk makanan ringan yakni jenis keripik singkong dari luar daerah yang mengandung boraks.

“Dengan adanya kandungan boraks tersebut kita langsung memberikan teguran kepada pedagang tidak lagi menjual dan mengambil makanan ringan tersebut,” jelasnya.

Masih kata dia, Diskoperindag setempat tentu akan tetap melakukan pemantauan terhadap makanan yang beredar di sejumlah pasar yang ada di Kabupaten ini untuk meminimalisir adanya makanan yang tidak layak konsumsi beredar.

Selain mengimbau pedagang, pihaknya juga berharap kepada pihak penjual atau distributor makanan terutama makanan untuk kue lebaran agar memperhatikan produk pangan yang dijualnya.

Jangan sampai tidak memenuhi standar kesehatan, seperti produk pangan tanpa edar, kadaluarsa dan kemasan makanan yang rusak.

“Masyarakat atau konsumen harus teliti saat membeli makanan, sehingga dapat terhindar mengkonsumsi makanan yang tidak layak, terlebih menjelang Idul Fitri ini jelas banyak produk makanan lebaran yang dijual dipasaran dari berbagai daerah,” tandasnya.(yan/d1n)



Pos terkait