Jelang Lomba IGA 2020, Besok Balitbang Lambar Gelar Bimtek 

  • Whatsapp
Kepala Balitbang Kabupaten Lambar Ir. Noviardi Kuswan

Medialampung.co.id – Dalam rangka persiapan mengikuti lomba Innovative Government Award (IGA) 2020 yang akan diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kabupaten Lambar selama dua hari, Selasa-Rabu (7-8/7) akan mengadakan bimbingan teknis (Bimtek) tentang inovasi melalui Zoom Meeting di Aula Kagungan Setdakab Lambar.

“Besok kita akan menggelar Bimtek tentang inovasi. Kegiatan ini akan diikuti 80 orang pamong inovasi dari organisasi pemerintah daerah (OPD) dan kecamatan, serta narasumber Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Inovasi Daerah Kemendagri Drs. Matheos Tan, M.M dan Adi Suhendra,” ungkap Kepala Balitbang Kabupaten Lambar Ir. Noviardi Kuswan di Ruang Kerjanya, Senin (6/7).

Bacaan Lainnya



Menurut Noviardi, kegiatan Bimtek tersebut dilaksanakan dalam rangka mempersiapkan untuk mengikuti IGA tahun 2020 yang dilaksanakan oleh Kemendagri. 

“Harapannya dengan adanya Bimtek ini, dapat meningkatkan pengetahun dan keterampilan pamong inovasi OPD dan kecamatan sehingga bisa mempersiapkan inovasi di setiap OPD dan kecamatan untuk diikutsertakan dalam penilaian IGA 2020,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Noviardi, dengan mengikuti Bimtek dan inovasi yang dilakukan oleh OPD dan kecamatan diharapkan dapat meningkatkan peringkat Kabupaten Lambar menjadi lebih baik, dari peringkat 14 pada tahun lalu diharapkan tahun ini masuk dalam 10 besar se-Indonesia.

“Untuk mengikuti penilaian IGA, saat ini kita telah menyiapkan 80 jenis inovasi dari seluruh OPD dan kecamatan serta kita akan upayakan ada sebanyak 100 jenis inovasi karena masih ada waktu satu bulan lagi,” kata dia

Lanjut Noviardi, untuk penilaian tergantung jumlah dan jenis kualitas inovasi. Ada 35 indikator dan setiap inovasi dilakukan penilaian. Adapun indikatornya antara lain regulasi, sumber daya manusia (SDM), serta kualitas penggunaan apakah telah menggunakan ilmu teknologi (IT).

“Untuk regulasi, misalnya inovasi pengembangan kebun raya Liwa, diatur dengan apa, apakah peraturan daerah (Perda) atau diatur dalam peraturan bupati. Masing-masing inovasi dan indikatornya ada penilaiannya dan nilainya nanti akan dilihat dengan kabupaten/kota lainnya. Kita berharap Kabupaten Lambar tahun ini meraih peringkat lebih baik dibanding tahun sebelumnya,” pungkas dia. (lus/mlo)



Pos terkait