Jelang Nataru, Dishub Kota Bandarlampung Siapkan Empat Titik Posko Pemantauan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dinas Perhubungan Kota Bandarlampung melaksanakan upaya antisipasi jika terjadi lonjakan penumpang dan kendaraan pada libur Natal 2020 dan Tahun baru 2021 Nataru.

Dinas perhubungan Kota Bandarlampung mulai melaksanakan persiapan menjelang libur panjang Nataru, dengan membentuk empat posko pemantauan dan menerjunkan 150 orang personel Dishub dan gabungan. 

Bacaan Lainnya

Kepala Dishub Kota Bandarlampung Ahmad Husna mengungkapkan, ada beberapa titik poin yang menjadi persiapan utama untuk menjaga lalu lintas tetap kondusif dan teratur. 

“Salah satunya dengan membentuk titik-titik posko penjagaan dan pengamanan lalu lintas, protokol kesehatan dan keamanan pengendara, dengan menerjunkan 150 personel,” ujar Ahmad Husna Kepala dinas perhubungan kota Bandarlampung

Walikota Bandarlampung, tambahnya, menginstruksikan untuk membentuk posko yang akan dimulai pada 21 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021 guna mengantisipasi melonjaknya masa libur natal dan tahun baru. 

“Empat posko penjagaan tersebut berada di Lapangan Baruna Panjang, Ramayana Tanjung Karang, Simpang Sukamaju Telukbetung Barat bersama dengan Polresta Bandar Lampubg dan Pos Terminal Rajabasa bersama Kementerian Perhubungan,” paparnya.

Husna mengatakan, walaupun belum ada keputusan untuk melakukan rapid test kepada para pemudik, kita tetap melaksanakan patroli protokol kesehatan di setiap wilayah yang ada di 20 kecamatan. 

“Selain posko, anggota juga akan melakukan patroli Protokol Kesehatan di 20 Kecamatan. Untuk kegiatan ini, Dishub kerjasama dengan seluruh unsur Pemda, TNI dan Polri,” tuturnya

lanjut Husna, setiap personel akan dibagi untuk melakukan penjagaan pengaturan lalu lintas di titik rawan kemacetan dalam kota.

“Khusus malam tahun baru di sepanjang Jl. Raden Intan, A. Yani, Kartini, Jend Sudirman, jalan Diponegoro (bundaran Lungsir) akan dijaga oleh tim satgas covid sehingga tidak ada parkir kendaraan yg berpotensi kerumunan masyarakat,” katanya

Dia juga berharap terjadi lonjakan yang signifikan selama masa pandemi, dan menghimbau masyarakat untuk tetap mematuhi lalu lintas serta mengurangi berada dalam keramaian

“Untuk tahun ini mudah-mudahan tidak ada lonjakan karena pemerintah sudah umumkan misa natal untuk dilakukan secara daring. Dan tidak boleh adanya perayaan malam tahun baru karena bisa menimbulkan keramaian dan bisa menimbulkan klaster baru nantinya. Himbauan yang sudah diedarkan pemerintah kota agar masyarakat dapat mematuhi itu,” tandasnya.(*/mlo)




Pos terkait