Jelang Peluncuran PTSP, Kemenag Lambar Studi Banding ke Metro 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id –  Program Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sebagai bentuk peningkatan pelayanan kerja dan kinerja instansi pemerintah akan segera diterapkan oleh kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Barat.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Kemenag Lambar beserta rombongan sebanyak 14 orang melakukan studi banding ke Kementerian Agama Kota metro dalam rangka belajar sistem penerapan PTSP dan tata persuratan online, Kamis (25/2). 

Bacaan Lainnya


Studi banding yang di pimpin oleh kepala kantor Kemenag Lambar Maryan Hasan, S.Ag, M.Pd.I, itu didampingi Kasubbag TU Miftahus Surur, M.Si, Kasi Pendidikan Madrasah Drs. Hi. Firdaus Sablie, M.Pd, Kasi PAKI Mukip Zaman, S.Pd, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Kailani, M.M, ketua Penyelenggara Zakat Wakaf Linda Susilawati, M.Ag, kasi Penyelenggara Hindu Mustakim, M.Si, kepala MIN 1 Lambar Iksanuddin, M.Pd.I, Ketua Forum KUA Lambar Milton, S.Ag,  Ketua Dharma Wanita Kankemenag LB, Siti Romadiyah, M.Pd.I, Ketua Pokjawas Erfin Syahputra, S.Ag, serta tiga orang pelaksana.

Kasubbag TU Miftahus Surur, mendampingi Kepala Kantor Kemenag Lambar Maryan Hasan, mengatakan pelayanan satu pintu merupakan wujud komitmen kantor Kementerian Agama dalam rangka memberikan akses pelayanan akses pelayanan cepat dan tepat di era digitalisasi saat ini.

“Melalui PTSP masyarakat di Kabupaten Lampung Barat nantinya akan mendapat kemudahan untuk mengakses seluruh pelayanan di kantor kemenag lambar. rencananya Program ini akan kita luncurkan tahun ini,” jelasnya.

Lebih lanjut  ia mengatakan bahwa salah satu keuntungan dari penerapan PTSP adalah untuk memangkas birokrasi atau proses pelayanan, sehingga dalam penerapannya masyarakat atau pemohon dapat bertemu dengan customer service dan selanjutnya menunggu proses penyelesaian, program ini tentunya betul-betul akan memudahkan masyarakat.

“Terkait kedatangan kita ke Kemenag metro adalah selain mempererat silaturahmi, juga untuk memperoleh ilmu dan gambaran mengenai pengelolaan PTSP. Harapannya Kankemenag Lambar dapat sesegera mungkin menerapkan PTSP dan tata persuratan online,” harapnya.

Sebab, terus dia, untuk mewujudkan PTSP dibutuhkan tahapan mulai dari mempelajari sistem PTSP, menyiapkan sarana prasarana hingga SDM pegawai yang akan mengelola layanan dengan memakai sistem aplikasi tersebut.

“Bagi kita yang terpenting dari PTSP adalah komitmen, kerjasama serta kolektivitas semua pegawai. Mudah-mudahan dengan studi banding ini disamping mendapat ilmu dari sini pun terjalin hubungan silaturahmi,” pungkasnya.(edi/mlo)




Pos terkait