Jelang Pemberlakuan KBM Luring, Parosil Minta Satgas Covid-19 Tingkat Sekolah Dibentuk

  • Whatsapp
Bupati Lambar Hi. Parosil Mabsus

Medialampung.co.id – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Lampung Barat Parosil Mabsus, memimpin rapat bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), di rumah dinas bupati setempat, Jumat (27/8). 

Dalam kesempatan itu, Pakcik—sapaan Parosil Mabsus meminta disdikbud membentuk Satgas Covid-19 di tingkat sekolah. Hal tersebut menyikapi turunnya zonasi menjadi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3. 

Bacaan Lainnya

“Selain menyikapi turunnya level Kabupaten Lampung Barat menjadi PPKM level 3 Pembentukan Satgas Covid-19 itu juga bertujuan guna lebih memaksimalkan lagi program sekolah tatap muka terbatas. Kita harus gerak cepat, kasihan anak-anak. Kalau suasana belajar mengajar aman dan nyaman sesuai prokes Covid-19 kan enak proses belajar bisa maksimal,” ujar Pakcik. 

Ia mengatakan minggu depan Satgas Covid-19 sudah mulai terbentuk di setiap sekolah yang ada di kabupaten setempat. Hal itu guna menjamin penerapan protokol kesehatan di lingkungan sekolah berjalan dengan baik, sehingga terbangun kenyamanan bagi siswa-siswi dalam melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

“Selain memastikan penerapan protokol kesehatan berjalan dengan baik di masing-masing sekolah, Satgas covid juga akan menanamkan literasi kontekstual terhadap siswa siswi mengenai hidup bersih dan sehat sejak usia dini. Hal ini penting guna memupuk kesadaran terhadap pentingnya hidup bersih,” ujar Mantan Anggota DPRD Lambar tiga periode tersebut. 

“Hidup sehat dan bersih bukan hanya penting di masa pandemi seperti sekarang ini, melainkan juga sama pentingnya kendati tidak terjadi wabah covid seperti saat saat ini,” timpalnya. 

Ia melanjutkan, pandemi Covid-19 hingga saat ini belum dapat dipastikan kapan akan berakhir. Bahkan varian baru dari virus tersebut terus bermutasi dan muncul di sejumlah negara. Untuk itu edukasi dan mitigasi bencana non alam juga harus dilakukan sejak anak usia dini, dan ini berkorelasi dengan komitmen kita mewujudkan Lampung Barat sebagai Kabupaten Tangguh Bencana.

“Kita kan gak tau kapan Pandemi Covid-19 ini berakhir, dan bisa saja kedepan akan ada virus-virus baru yang menyerang umat manusia. Untuk itu edukasi dan mitigasi harus kita kuatkan, dan salah satu tugas dari Satgas nantinya menguatkan hal itu,” imbuhnya. 

Sementara Sekretaris Disdikbud Lambar Asep Suganda mengatakan, bahwa pihaknya siap melaksanakan arahan dan perintah Bupati tersebut.

“Hari ini juga kata Asep pihaknya akan melakukan koordinasi dan menggelar rapat secara virtual dengan satuan pendidikan terkait guna menindaklanjuti instruksi pimpinan itu, ” kata dia. 

Rapat virtual nantinya, ungkap Asep, akan melibatkan koordinator pengawas, Koordinator Wilayah (Korwil) Kecamatan, Pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Ketua Sub Rayon SMP, Pengurus Kegiatan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta pengurus Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak (IGTK).

“Kita akan gerak cepat untuk membentuk Satgas Covid di tingkat sekolah dengan melibatkan satuan pendidikan terkait sesuai intruksi dan perintah pimpinan,” pungkas Asep. (nop/mlo)


Pos terkait