Jelang PPKM Darurat, Bunda Eva Minta Masyarakat Kompak Patuhi Prokes

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Walikota Bandarlampung Eva Dwiana mengajak masyarakat kota setempat bekerjasama menanggulangi wabah Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 saat PPKM Darurat yang mulai diberlakukan sejak Senin (12/7) mendatang.

Hal ini ditegaskan Eva Dwiana usai mengikuti Rapat Koordinasi Implementasi PPKM Darurat berlangsung virtual bersama Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, BNPB, diikuti kepala daerah dan Forkopimda di Ruang Rapat Walikota, Jumat (9/7) 

Bacaan Lainnya

“Sekarang kita harus memakai protokol kesehatan. Sekarang ini kita masuk PPKM Darurat, saya sedih banget tapi apa boleh buat kita harus kerja sama,” ucapnya.

Pemerintah mengumumkan pelaksanaan PPKM Darurat di Kota Bandarlampung bersama 14 kabupaten/kota lainnya yaitu Kota Tanjungpinang, Kota Singkawang, Kota Padang Panjang, Kota Balikpapan, Kota Pontianak, Kota Sorong, Kota Batam, Kota Bontang, Kota Bukittinggi, Kota Padang, Kota Mataram, Kota Medan, Kabupaten Manokwari dan Kabupaten Berau.

Eva sendiri mengaku kaget pemerintah pusat mengimplementasikan PPKM Darurat di Kota Bandarlampung.

“Kita sudah bekerja luar biasa, ini diluar dugaan kita. Pemerintah Kota bersama Forkopimda semakin semangat untuk mengimbau seluruh masyarakat bahwa apa yang kita lakukan sekarang ini, khususnya mengimbau masyarakat harus makin serius, jangan bermain-main lagi,” imbuhnya.

Eva Dwiana mengharapkan kerja sama yang baik dari masyarakat agar Kota Bandarlampung secepatnya masuk zona aman.

Sebelumnya, dalam Rapat Koordinasi Implementasi PPKM Darurat tersebut Plh Dirjen Bina Adwil Kemendagri, Suhajar Diantoro, menginstruksikan kepada kepala daerah; gubernur dan bupati, walikota serta Forkopimda kompak menanggulangi penyebaran Covid-19 di wilayahnya.

“Satu visi Forkopimda antar tingkat satu sekaligus juga merapatkan dengan kepala daerah tingkat dua, bupati, wali kota yang terkena PPKM Darurat bersama Forkopimda tingkat dua sehingga terdapat satu kesamaan visi untuk menerjemahkan Instruksi Mendagri. Segera kita keluarkan sesuai dengan situasi lapangan masing-masing,” kata Suhajar Diantoro.

Dia juga meminta agar kepala daerah hadir di lapangan sesuai arahan Presiden Joko Widodo saat melakukan inspeksi mendadak atau penegakan hukum.

“Kita harapkan juga kepala daerah bersama Forkopimda bisa muncul dan oleh rekan-rekan media cover mereka sehingga terlihat gerakan yang masif oleh para pimpinan daerah. Itu akan memberikan efek getar yang luar biasa nanti pengaruhnya kepada masyarakat,” ujar dia.(jim/mlo)


Pos terkait