Jika Mangkir Lagi, Aris Bakal Dijemput Paksa

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Untuk kepentingan proses penyidikan terkait kasus Illegal Logging di kawasan Hutan Lindung (HL) Register 43 B Krui Utara. Aris Mulyono, Peratin Batu Api, Kecamatan Pagardewa, Kabupaten Lampung Barat dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan yang dilakukan oleh tim penyidik Polsek Sekincau, usai namanya terseret dan diduga menjadi dalang dalam kasus perambahan hutan di wilayah tersebut.

Kapolsek Sekincau Kompol Suharjono, S.H, mendampingi Kapolres AKBP Rachmat Tri Hariyadi, S.Ik, M.H., membenarkan terkait akan dilakukannya proses pemeriksaan terhadap Aris Mulyono yang di jadwalkan Rabu (27/11). Terkait, pemeriksaan ini pihaknya yakin bahwa terperiksa akan bersikap kooperatif sehingga tidak kembali mangkir dari panggilan tersebut.

Bacaan Lainnya



“Iya, besok yang bersangkutan harus hadir, kami yakin dia datang, kalau pun sampai mangkir maka kita lakukan upaya penjemputan paksa,”tegas Suharjono.

Sebab, kata dia, upaya pemanggilan terhadap Aris Mulyono telah dilakukan sejak Sabtu (23/11), namun yang bersangkutan mangkir alias tidak memenuhi panggilan polisi dengan alasan ada urusan keluarga.

“Surat panggilan pertama sudah kita layangkan pada Jum’at (22/11) dan harusnya yang bersangkutan hadir hari Sabtu (23/11), tapi tidak datang dengan alasan ada urusan keluarga,” ucapnya.

Sehingga, sejak dilayangkannya surat pemanggilan pertama, maka terhitung sudah empat hari Aris Mulyono belum menanggapi pemanggilan penyidik untuk kepentingan pemeriksaan dalam kasus Illegal Logging tersebut.

Saat di singgung terkait apakah akan langsung dilakukan penahanan terhadap terduga pelaku utama tersebut, dirinya kembali enggan membeberkan lebih jauh terkait proses tersebut, namun ia mengaku akan menyampaiakn hasil pemeriksana tersebut besok. “Untuk sementara kita mintai keterangan dan apa hasilnya kita sampaikan besok,” singkat dia.

Sebelumnya, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Lampung Barat Hi. Herwan, S.H., berharap transparansi dalam penanganan kasus Illegal Logging yang terjadi di kawasan HL Register 43 B Krui Utara.

Selain itu, Politisi  Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga mendukung aparat kepolisian untuk mengusut dan menindak tegas para pelaku utamanya mengingat perkara Illegal Logging merupakan salah satu pelanggaran hukum yang dikecam oleh dunia.

“Kami sangat mengapresiasi atas terungkapnya kasus Illegal Logging ini, harapan kami jangan sampai tindaklanjut kasus ini tidak ada kejelasan, sehingga kami mendorong aparat penegak hukum dapat transparan dan menyampaikan prosesnya ke publik,” ungkap Herwan.

Selain itu, ia juga berharap penegakan hukum terhadap pelaku Illegal Logging diupayakan untuk segera diproses untuk memberikan efek jera terhadap pelaku.

“Tindakan tegas harus dilakukan dalam rangka melindungi dan mengamankan peredaran hasil hutan serta pembelajaran bagi masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas Illegal Logging,” pintanya.

Menanggapi terkait adanya dugaan keterlibatan peratin pekon setempat dalam  kasus itu, menurutnya, siapapun yang terlibat dalam kasus Illegal Logging tetap harus di proses sesuai undang-undang yang berlaku, sehingga pihaknya berharap kepada aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian untuk tidak pandang bulu. “Ya siapa pun itu jika salah dan melanggar harus di proses, kita minta aparat penegak hukum tidak pandang bulu,” tegasnya.(edi/mlo)



Pos terkait