Jika PT. TEP Tak Merespon, Warga Ancam Aksi Massa Lebih Besar

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Unjuk rasa puluhan warga Kecamatan Suoh dan Bandarnegeri Suoh (BNS) Kabupaten Lampung Barat, terhadap aktifitas PT. Tanggamus Electric Power (TEP) pada Senin (15/6) tampaknya bukan unjuk rasa yang pertama dan terakhir, sebab warga mengancam akan kembali melakukan  unjuk rasa dengan jumlah massa lebih besar ketika pihak perusahaan tetap menutup diri dan tidak bersedia mendengarkan aspirasi masyarakat.

Camat Suoh Novi Andri, SKM, M.M., berharap kepada pihak PT. TEP untuk segera memberikan akses  komunikasi  dan menemui masyarakat dan duduk satu meja mendengarkan tuntutan-tuntutan masyarakat selama ini.

Bacaan Lainnya



”Saya mendengar, kalau pihak perusahaan masih tidak bersedia duduk satu meja, maka masyarakat akan kembali menggelar unjuk rasa, dengan  jumlah massa yang lebih besar. Karena itu, saya berharap pihak perusahaan memberikan akses dan membuka komunikasi  dengan masyarakat,” ungkapnya.

Dengan begitu, lanjut Novi, maka pihak perusahaan bisa mengetahui apa saja yang dikeluhkan dan apa yang menjadi tuntutan masyarakat selama ini, termasuk bersama-sama mencarikan solusi terbaik. Terlebih jika terjadi aksi massa yang  lebih besar, maka dikhawatirkan akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

”Karena itu solusinya adalah pihak management perusahaan bersedia menemui masyarakat. Dengarkan apa yang mereka  keluhkan dan  mencarikan solusi terbaik, sehingga persoalan ini tidak terjadi berkepanjangan,” kata  dia.

Sebelumnya, puluhan warga tiga pekon yakni Pekon Tugu Ratu, Pekon Banding Agung Kecamatan Suoh dan Pekon Tanjungsari BNS ngeluruk ke PT. TEP Senin (15/6).

Puluhan warga yang dipimpin langsung tokoh masyarakat Pekon Banding Agung Edi Gunawan dan tokoh masyarakat Tugu Ratu Idham Idris, Peratin Tanjung Sari Sukamto tersebut berniat menemui pihak management PT. TEP untuk menyuarakan aspirasi dan keluhan masyarakat selama ini, namun kedatangan mereka tidak mendapatkan respon bahkan tidak ada perwakilan management PT. TEP yang bersedia menemui, hingga berakhirnya demo sekitar pukul 15.00 WIB. (nop/mlo)



Pos terkait