Jukung Terbalik Diterjang Ombak, Dua Nelayan Tewas

  • Whatsapp

Mdialampung.co.id – Nasib nahas dialami tiga orang nelayan yang merupakan warga Pekon Padang Rindu, Kecamatan Pesisir Utara. Saat hendak pulang usai mencari ikan di laut, jukung yang digunakan ketiga korban dihantam ombak besar yang mengakibatkan ketiga korban terlempar dari jukung, di wilayah Pekon Walur, pada Kamis (21/11) sekira pukul 05.45 WIB.

Ketiga nelayan tersebut adalah Hasep Purnama (23), Aslimudin (58) dan Sofril (45), dsari ketiga korban hanya Hasep Purnama yang selamat sedangkan dua nelayan lainnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia karena tenggelam.

Kapolsek Pesisir Utara AKP Suhairi., mendamping Kapolres Lambar AKBP Rachmat Tri Haryadi, S. Ik., mengatakan  pada Rabu sekira pukul 16.30 WIB ketiga korban berangkat melaut dari pelabuhan gapura Pekon Negeri Ratu, Kecamatan Pesisir Utara menuju laut Pekon Penengahan, Kecamatan Lemong untuk memancing ikan.

“Setelah menginap satu malam, pada saat perjalanan pulang pada Kamis (21/11) sekitar pukul 05.00 WIB, cuaca ditengah laut berkabut sehingga mengakibatkan pandangan berkurang, tiba tiba ditengah perjalanan datang pecahan ombak yang menghantam perahu korban sehingga mengakibatkan perahu tersebut terbalik dan ketiga korban terlempar ke laut,” kata dia.

Dijelaskannya, Hasep Purnama yang berhasil selamat kemudian berenang ke tepi pantai untuk meminta pertolongan masyarakat agar mencari dua orang rekannya. Kemudian dengan menggunakan jukung masyarakat mencari dua irang korban lainnya sesuai dengan petunjuk Hasep Purnama.

“Setelah dilakukan pencarian, kedua korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, kemudian dibawa ke Puskesmas Pugung Tampak untuk dilakukan pemeriksaan medis,” jelasnya.

Ditambahkannya, saat ini kondisi cuaca dilautan sedang tidak bersahabat, pihaknya mengimbau agara nelayan lebih berhati-hati dan tidak memaksakan diri untuk melaut apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan.

“Kita telah menyampaikan imbauan kepada nelayan agar berhati-hati saat melaut dan pandai-pandai membaca kondisi cuaca,” ujarnya. (yog/mlo)




Pos terkait