Jumlah Kasus Covid-19 di RSUDAU Masih Fluktuatif

  • Whatsapp
Direktur RSUD Alimuddin Umar dr. Iman Hendarman, Sp.A, M.Kes.

Medialampung.co.id – Jumlah pasien terpapar Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Rumah Sakit Umum Daerah Alimuddin Umar (RSUDAU) masih fluktuatif. Berdasarkan data pihak rumah sakit plat merah tersebut, jumlah pasien Covid-19 berkisar 21 hingga 28 pasien dalam kurun waktu empat hari terakhir. 

Direktur RSUDAU dr. Iman Hendarman, Sp.A, M.Kes., mengungkapkan, pada tanggal 15 Agustus lalu, jumlah pasien sebanyak 24 pasien, 10 pasien diantaranya dirawat di ruang isolasi transisi, kemudian 14 pasien lainnya dirawat di ruang isolasi tekanan negatif. Selanjutnya, pada tanggal 16 Agustus jumlah pasien meningkat menjadi 28 pasien, 14 pasien dirawat di ruang isolasi transisi dan 14 pasien lainnya dirawat di ruang isolasi tekanan negatif. 

Bacaan Lainnya

“Diantara tanggal 15 dan 16 Agustus ada penambahan empat pasien rujukan dari puskesmas,  keempat pasien ini dirawat di ruang transisi,” ungkap Dokter Iman—sapaan Iman Hendarman. 

Sempat tidak ada perubahan jumlah pasien Covid-19 pada tanggal 17 Agustus, kata dia, maka pada tanggal 18 Agustus maka berkurang tiga pasien, atau tersisa sebanyak 25 pasien lagi, dimana 15 pasien di ruangan transisi dan 10 pasien di ruangan tekanan negatif. 

“Untuk per hari ini tanggal 19 Agustus kembali berkurang menjadi 21 pasien, sebanyak 15 pasien dirawat di ruang transisi dan sisanya enam pasien dirawat di ruang isolasi tekanan negatif,” urainya. 

Berdasarkan pengamatan selama empat hari terakhir, lanjut Iman, maka pasien masuk di RSUDAU masih fluktuatif dan belum menunjukkan adanya penurunan jumlah pasien  Covid-19 yang signifikan. 

“Sampai hari ini masih fluktuatif, dan pasien yang dirawat saat ini rata-rata memiliki gejala sedang dan berat, dan semoga mereka bisa segera sehat sehingga bisa kembali berkumpul dengan keluarga di rumah,” harapnya. 

Sementara itu, terkait dengan persediaan obat-obatan dan oksigen di RSUDAU setempat hingga saat ini masih aman, persediaan masih mencukupi. Selain itu untuk pasien waiting list (daftar tunggu) di puskesmas-puskesmas saat ini nihil, sehingga ketika ada pasien terkonfirmasi Covid-19 di puskesmas dan bergejala maka bisa langsung dirujuk. (nop/mlo)


Pos terkait