Jumlah OTG Berkurang Menjadi 40 Orang

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes), kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), setiap hari memperbaharui data terkait perkembangan wabah coronavirus disease (Covid-19) di kabupaten setempat.

Berdasarkan update data terbaru yang dilaksanakan pada Selasa (9/6), terjadi perubahan yang signifikan pada jumlah kasus orang tanpa gejala (OTG), berdasarkan update data tersebut jumlah OTG mengalami pengurangan.

Bacaan Lainnya



Kabid Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Lisma Yunita, S. St., mendampingi Kadis Kesehatan Tedi Zadmiko, S. Km., mengatakan jumlah OTG hingga Selasa (9/6) mengalami pengurangan yang cukup signifikan dimana hanya 40 orang lagi yang ditetapkan sebagai OTG.

“Sebelumnya pada Sabtu (6/6) jumlah OTG di Pesbar mencapai 75 orang namun hingga Selasa mengalami penurunan hingga 35 orang, jadi jumlah OTG sekarang hanya 40 orang lagi,” kata dia.

Dijelaskannya, pengurangan jumlah OTG itu terjadi di Kecamatan Waykrui sebanyak 32 orang dan di Kecamatan Pesisir Selatan 3 orang, sedangkan sejumlah kecamatan lainnya masih terdapat kasus OTG.

“Kecamatan yang masih memiliki OTG seperti Kecamatan Ngambur 34 orang, Kecamatan Waykrui 4 orang, Kecamatan Krui Selatan satu orang dan Kecamatan Pesisir Tengah satu orang,” jelasnya.

Lanjutnya, penetapan status OTG itu dilakukan berdasarkan hasil tracking yang dilakukan pada warga yang sebelumnya ditetapkan sebagai positif terjangkit Covid-19, meski hasil rapid test yang dilakukan non reaktif namun harus dilakukan pemantauan lebih lanjut.

“Kita tidak bisa menyimpulkan bahwa hasil rapid test yang non reaktif itu negatif atau positif Covid-19, namun harus dilakukan pemantauan dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sehingga bisa diketahui hasilnya,” terangnya.

Menurutnya, berkurangnya jumlah OTG itu karena, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, sebanyak 75 orang itu dinyatakan negatif Covid-19, sehingga tidak perlu lagi ditetapkan sebagai OTG.

“Pada 35 orang itu kita lakukan pemantauan dan pemeriksaan, hasilnya negatif sehingga tidak perlu ditetapkan sebagai OTG, kita harap tidak ada lagi penambahan kasus positif Covid-19,” pungkasnya.(ygi/mlo)



Pos terkait