Kabar Baik, Sudah Dua Minggu Tak Ada Penambahan Pasien Covid-19 di RSUDAU

  • Whatsapp
Direktur RSUDAU dr. Iman Hendarman, Sp.A., M.Kes.

Medialampung.co.id – Sudah sekitar dua minggu terakhir, Rumah Sakit Umum Daerah Alimuddin Umar (RSUDAU) Kabupaten Lampung Barat, tidak mendapatkan rujukan atau penambahan pasien terkonfirmasi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Saat ini hanya tersisa tiga pasien yang dirawat di Ruang Isolasi itu pun merupakan pasien lama yang masih dalam tahap pemulihan. 

Direktur RSUDAU dr. Iman Hendarman, Sp.A., M.Kes., mengungkapkan, sejak dua minggu terakhir pasien yang masuk ke RSUDAU rata-rata pasien Penyakit Dalam, Lakalantas dan lainnya, dan dari semua pasien yang masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan menjalani Rapid Antigen semuanya negatif dari Covid-19. 

Bacaan Lainnya

“Jadi memang untuk dua minggu terakhir tidak ada penambahan pasien Covid-19, bahkan yang datang ke IGD seperti hari ini, merupakan pasien Lakalantas, penyakit dalam dan lainnya setelah kami swab hasilnya negatif dari Covid-19,” ungkap Iman Hendarman. 

Sementara terkait Ruang Bedah yang sebelumnya sempat dijadikan ruang isolasi transisi dan kini telah dikembalikan ke fungsi awal, menurut Iman, sudah mulai dimanfaatkan dan saat ini mulai merawat tiga pasien bedah. 

“Jadi seiring terus menurunnya jumlah pasien Covid-19, pelayanan kembali normal seperti biasa, masyarakat juga tidak perlu takut untuk datang berobat ke rumah sakit, karena selain jumlah pasien yang terus mengalami penurunan bahkan saat ini hanya tiga pasien dan itupun pasien lama, juga ditempatkan di ruang isolasi tekanan negatif untuk menghindari penyebaran Covid-19 di area rumah sakit,” kata dia. 

Bahkan, kata dia, untuk pasien Covid-19 bergejala berat telah disiapkan ICU khusus sebanyak tiga tempat tidur, dilengkapi dengan ventilator dan High Flow Nasal Cannula (HFNC) dan peralatan monitoring. Sehingga tidak akan ditempatkan di ICU untuk pasien reguler. 

“Begitupun juga petugas yang kami tempatkan di ruang isolasi tekanan negatif juga merupakan petugas khusus, sehingga tidak kami tugaskan untuk menangani pasien reguler, jadi sekali lagi masyarakat jangan takut untuk berobat ke rumah sakit,” pungkasnya. (nop/mlo)


Pos terkait