Kabar Gembira! Pasien Positif Covid-19 Asal Sukau Dinyatakan Sehat

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kabar baik kembali disampaikan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lampung Barat. Satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19 asal Pekon Tapaksiring, Kecamatan Sukau dinyatakan sehat.

“Alhamdulillah, pasien positif Covid-19, Tn. AY sudah sehat. Suratnya sudah keluar dan sudah kami serahkan kepada pasien,” ujar kepala UPT Puskesmas Rawat Inap (PRI) Buaynyerupa, Sardi S.K.M

Bacaan Lainnya



Dirinya menjelaskan cepat atau lamanya pasien bisa sembuh dipengaruhi oleh dua faktor. Pertama karena daya tahan tubuh pasien sendiri dan kedua penanganan yang dilakukan oleh tim medis.

“Selama masa observasi tidak ditemukan gejala dan tanda infeksi Covid- 19, sehingga dinyatakan Sehat dan kini sudah dapat beraktifitas kembali dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan,”pesannya.

Protokol kesehatan tersebut, lanjutnya adalah tetap menjaga stamina tubuh dengan rajin berolahraga dan makan-makanan yang bergizi, kemudian menjaga jarak aman saat berinteraksi sosial sejauh 1,5 Meter di rumah maupun di lingkungan.

“Selain itu selalu gunakan masker baik di dalam dan diluar rumah serta rajin cuci tangan pakai sabun dan bilas dengan air mengalir setiap sebelum dan sesudah beraktifitas,”imbuhnya.

Sebelumnya, Usai mengikuti rapid test massal terbatas yang dilaksanakan oleh UPT PRI Buaynyerupa, Kecamatan Sukau, dengan menyasar pada warga yang berprofesi pedagang dan sopir. Satu warga yang sebelumnya reaktif berdasarkan hasil rapid test, kini dinyatakan positif terpapar Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan Swab.

Saat dikonfirmasi, juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lambar, yang juga Kadis Sehatan Lambar Paijo, S.K.M., M.Kes., membenarkan hal tersebut, satu warga Pekon Tapaksiring berinisial AA positif terpapar Covid-19 berdasarkan hasil Swab.

“Ya, satu warga Pekon Tapak Siring, Kecamatan Sukau positif terpapar Covid-19 berdasarkan hasil Swab. Sebelumnya warga ini sempat mengikuti rapid test massal yang diadakan puskesmas setempat, dan saat itu hasilnya reaktif sehingga oleh petugas langsung kita lakukan Swab,” papar Paijo.(edi/mlo)



Pos terkait