Kabel Listrik Bawah Laut ke Pulau Pisang Diduga Rusak

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – PT. PLN (Persero) Rayon Liwa, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) telah menelusuri terkait adanya kendala listrik PLN di Kecamatan Pulau Pisang, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) yang padam total sejak Selasa (7/9) lalu hingga kini. Padahal, pihak PLN tidak melakukan pemadaman listrik di wilayah itu.

Manager PLN Rayon Liwa, Ari Setiawan, mengatakan kondisi listrik PLN di Kecamatan Pulau Pisang itu terpantau padam secara total pada Selasa (7/9) dini hari, sementara saat itu tidak ada pemadaman listrik. Sehingga, PLN melakukan penelusuran penyebab gangguan jaringan listrik tersebut, sebab jaringan listrik PLN di Kecamatan Pulau Pisang melalui jaringan kabel bawah laut.

Bacaan Lainnya

“Dari hasil penelusuran, diindikasi berasal pada kabel bawah laut yang diduga rusak. terkait persoalan ini sudah kami koordinasikan dengan Unit PLN di atas kami untuk tindaklanjutnya,” katanya, Kamis (9/9).

Karena itu, kata dia, rencana perbaikan jaringan kabel listrik PLN bawah laut di Pulau Pisang itu belum dapat dipastikan. Tapi, komitmen PLN tetap berusaha semaksimal mungkin agar Pulau Pisang tetap terang untuk mendapat suplai listrik PLN. Sementara itu, terkait dengan indikasi kerusakan pada kabel listrik bawah laut itu belum bisa dipastikan penyebabnya apakah karena benturan karang di dasar laut atau faktor lain.

“Untuk mengetahui penyebab dugaan kerusakan kabel listrik bawah laut itu membutuhkan investigasi lebih lanjut. Yang pasti PLN akan tetap berupaya untuk memperbaikinya,” jelasnya.

Sementara itu, kata Ari, upaya penanganan suplai listrik PLN dalam jangka pendek di wilayah Kecamatan Pulau Pisang rencananya untuk sementara akan disuplai menggunakan mesin genset. Sehingga, masyarakat di Kecamatan Pulau Pisang tetap bisa menikmati jaringan listrik PLN, meski kini masih terkendala ada gangguan jaringan listrik.

“PLN tetap akan memaksimalkan berbagai upaya agar pelanggan tetap bisa memanfaatkan jaringan listrik PLN untuk penerangan dan kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Perekonomian dan SDA Setdakab Pesbar, Ariswandi, S.Sos, M.P., mengaku terkait dengan adanya kerusakan jaringan listrik PLN di Pulau Pisang yang diduga dari kabel listrik bawah laut itu, pihak PLN sebelumnya telah berkoordinasi ke Pemkab setempat perihal kerusakan jaringan listrik yang berdampak pada pemadaman listrik secara total di Kecamatan tersebut.

“PLN sudah berkoordinasi ke Pemkab, dan untuk suplai listrik sementara ke Pulau Pisang itu rencananya akan menggunakan mesin genset. Kita berharap masyarakat di Pulau Pisang bersabar sampai menunggu perbaikan jaringan listrik itu normal kembali,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)


Pos terkait