Kader Pendataan Keluarga Tahun 2021 Ikuti Orientasi 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Untuk mendukung kesuksesan kegiatan pendataan keluarga tahun 2021 yang akan dimulai pada 1 April – 31 Mei 2021 mendatang. Para kader di Kecamatan Batubrak, Kabupaten Lampung Barat mengikuti kegiatan orientasi di Kantor balai Penyuluh KB kecamatan setempat, Senin (22/3). 

Kepala Balai Penyuluh KB Batubrak M. Sanusi, S.E, mendampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Perlindungan Perempuan dan Pemberdayaan Anak (DP2KBP3A) M. Henry Faisal, S.H, M.H, menyampaikan gambaran umum tentang pendataan keluarga tahun 2021 yang merupakan program rutin lima tahunan yang diharapkan bisa menghasilkan data yang berkualitas demi mendukung pembangunan keluarga, KB, dan kependudukan di Indonesia. 

Bacaan Lainnya


“Kepada kader diharapkan dapat berkomitmen dalam menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya berdasarkan panduan dan pelatihan pada orientasi,” ungkap M. Sanusi. 

Dijelaskannya, kegiatan orientasi menjadi sarana untuk pembekalan bagi para kader mengingat data dan informasi keluarga yang akan dihimpun ini sangat penting dan strategis, karena bukan hanya sebagai alat untuk mengukur indikator kinerja program keluarga berencana akan tetapi untuk menyediakan data untuk penggerakan program kedepan. 

“Untuk Kecamatan Batubrak kita memiliki sasaran pendataan sebanyak 5.879 KK, dan kita pastikan pelaksanaan pendataan keluarga akan dilakukan secara Door To Door sesuai petunjuk dan kami pun optimis kegiatan pendataan akan sukses,” jelasnya.

Sehingga untuk mensukseskan program ini pihaknya berharap dukungan dari seluruh lapisan masyarakat serta aparatur pemerintah pekon untuk ikut serta mengedukasi masyarakat agar kegiatan pendataan ini dapat menghasilkan data yang berkualitas dan valid.

“Proses pendataan keluarga yang akan berlangsung selama satu bulan penuh ini akan menggunakan dua metode. Setiap keluarga bakal dicatat secara manual dan menggunakan smartphone oleh petugas lapangan KB,” jelasnya.

Adapun, lanjut dia, poin-poin penting yang akan ditanya oleh petugas lapangan, diantaranya jumlah keluarga, jumlah anggota keluarga, jumlah peserta KB, jumlah keluarga menurut kelompok umur, jumlah keluarga yang bekerja atau tidak bekerja, dan data-data seputar keluarga lainnya.

“Mengingat kegiatan dilaksanakan ditengah pandemi maka petugas kita pastikan menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya.(edi/mlo)




Pos terkait