Kadisdikbud Lambar Apresiasi Guru SDN 3 Waymengaku Menjadi Pemenang Lomba Menulis di Blog “Gurusiana”

  • Whatsapp
Guru SDN 3 Waymengaku Kabupaten Lambar Jansje BJ Keseh, S.Pd Menunjukkan Karyanya Dalam Buku "Sudahkan Kita Merdeka Belajar"

Medialampung.co.id – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Barat (Lambar) Bulki Basri, S.Pd kembali memberikan apresiasi terhadap salah satu guru Lampung Barat yang berhasil menjadi pemenang dalam lomba menulis yang diselenggarakan oleh Media Guru Indonesia (MGI).

Karya dari Jansje BJ Keseh, S.Pd guru SDN 3 Way Mengaku Kecamatan Balikbukit tersebut dibukukan dalam Buku “Sudahkah Kita Merdeka Belajar”.

Bacaan Lainnya



Buku ini merupakan karya pemenang 100 orang guru Gurusianer sebutan untuk guru penulis di Blog Gurusiana yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Lomba digagas oleh  MGI yang beranggotakan 70an ribu guru se-Indonesia ini dilaksanakan untuk menggali kemampuan berliterasi para guru khususnya di bidang menulis.

Peserta lomba hanya boleh diikuti oleh Gurusianer yang berhasil menyelesaikan tantangan menulis 30 hari tanpa jeda di blog “Gurusiana”.

Karena berhasil menyelesaikan tantangan menulis 30 hari, maka berhak ikut dalam lomba menulis artikel di bulan Maret 2020. Dengan judul artikel “Merdeka Belajar Menuntut Kesiapan Guru Sebagai Pembuat Soal Ujian Sekolah”.

Bulki menjelaskan, dari jumlah peserta lomba 196 guru se-Indonesia tersebut ternyata artikel masuk dalam 100 guru pemenang yang karyanya ikut dibukukan.

Latar belakang artikel ini merupakan hasil kegiatan pelatihan tentang penulisan soal ujian SD yang ditugaskan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lambar ke Yogyakarta di bulan Februari 2020.

“Dari kegiatan ini, artikel ditulis dan diikutsertakan dalam lomba menulis, dan  ternyata karya yang dibuat ibu Jansje BJ Keseh masuk sebagai pemenang. Ini sangat membanggakan kita dan masyarakat Lambar,” ujar Bulki, Jumat (19/6).

Lanjut dia, peraturan terbaru dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bahwa setiap sekolah mulai tahun 2020 dituntut untuk bisa membuat soal ujian sekolah secara mandiri tentunya dengan mengikuti standar penulisan soal dengan dengan pendampingan dari Dinas Pendidikan.

Mengikuti tantangan menulis setiap hari di blog Gurusiana sudah diikuti dan telah berhasil mencapai level 3. 

Level 1 (30 hari) mendapat piagam biru, level 2 (60) hari mendapat piagam perak, dan  level 3 (90 hari) mendapatkan piagam emas. Saat ini sudah menulis ke 157 hari untuk menuju penghargaan  platinum (menulis 180 hari).

“Bersama MediaGuru dan Blog Gurusiana kemampuan literasi jadi terasah. Selain ibu Jansje, saat ini sudah ada 7 orang guru Lampung Barat yang aktif menulis di blog guru terbesar di Indonesia ini,” pungkas dia.

Dikonfirmasi secara terpisah, Guru SDN 3 Waymengaku Kecamatan Balikbukit Jansje BJ Keseh, S.Pd mengungkapkan, karya tulisan dalam bentuk buku yang dibuatnya merupakan bukti bahwa tantangan menulis selama 30 hari sungguh luar biasa.

“Awalnya saya berpikir untuk menulis itu sulit namun setelah dijalani ternyata mudah, asalkan kita ada kemauan maka itu bisa kita lakukan. Dengan mengikuti lomba ini akan mengasah kemampuan kita dalam menulis. Kuncinya adalah ada kemauan dulu dari kita maka semua akan dengan mudah kita lakukan,” ujar Jansje.

Lanjut dia, untuk mengikuti lomba menulis yang diselenggarakan oleh Media Guru Indonesia (MGI) tidak mudah namun berkat kemauan dan kemampuan menulis sehingga tantangan bisa dilalui.

“Saya ingin guru yang menulis di Blog Gurusiana ini bukan hanya saja sendiri di Kabupaten Lambar tapi saya mengajak dan menginformasikan kepada teman teman guru di Kabupaten Lambar untuk ikut serta melatih menulis di Blog ‘Gurusiana’, selain kita mengasah kemampuan juga kita mendapatkan pengalaman, serta menghasilkan karya tulis berbentuk buku,” pungkas dia.(lus/mlo)



Pos terkait