Kadishub Bambang : Lampung Siap Hadapai Libur Nataru

  • Whatsapp
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo

Medialampung.co.id – Provinsi Lampung siap menghadapi libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru). Demikian disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo.

“Kalau sesuai skenario, itu termasuk ada libur cuti nasional tanggal 24, 28 dan 29 Desember. Tapi itu masih belum final, ada kemungkinan lanjut libur atau tidak karena Covid-19 sedang meningkat di mana-mana. Lita tunggu keputusan dari Pak Presiden,” ungkapnya saat diwawancarai medialampung, Selasa (1/12).

Bacaan Lainnya

Lanjut dia, kendati demikian, pihaknya sudah beberapa kali rapat bersama Dirjen dan Korlantas untuk persiapan penyelenggaraan Nataru dalam masa pandemi Covid-19. Salah satu yang harus dipatuhi adalah penerapan protokol kesehatan (prokes).

“Kita masih mengacu kepada BM No.41/2020 tentang penyelenggaraan transportasi di masa Covid-19,” ujarnya.

Kemudian surat edaran (SE) Menteri nomor 11 itu tentang transportasi darat, SE Menteri nomor tentang transportasi laut, SE menteri nomor 13 tentang transportasi udara, dan SE 14 tentang penyelenggaraan perkeretaapian.

Didalamnya diatur bahwa semua simpul dan prasarana, termasuk operator wajib melaksanakan protokol kesehatan.

“Namun untuk angkutan udara itu masih ketat karena sifatnya Nasional dan Internasional dengan wajib melakukan rapid test. Kemudian ada kewajiban pengisian kartu Electronic-Health Alert Card (E-HAC) guna mengetahui riwayat perjalanan calon penumpang pesawat,” tambahnya.

Kemudian penyeberangan, angkutan kereta api, angkutan bus, itu hanya wajib Prokes di simpul-simpul yang dilakukan oleh penyelenggara terkait.

“Jadi kita kayaknya kita nggak khawatir karena kita sudah pengalaman kemarin menyelenggarakan angkutan lebaran Idul Adha, Maulid Nabi dan Weekend kemarin menjadi pelajaran. kita tetap melaksanakan terus sesuai dengan ketentuan seperti dari pusat menggunakan PM 20 tapi kalau daerah kita menggunakan Pergub 45 tentang penyelenggaraan protokol di adaptasi kebiasaan baru (AKB) yang ini sudah direvisi menjadi Perda,” paparnya.

Intinya, kata dia, semua siap. Seperti transportasi udara, tidak dikhawatirkan dengan produksi saat ini pesawat masih 50 % tripnya. Kalaupun penumpang pesawat meningkat trip pesawatnya.

Kemudian pemberlakuan tiket online pada layanan penyeberangan di pelabuhan Bakauheni juga dapat menciptakan efisiensi waktu dan menghindari kerumunan.

“Pemberlakuan tiket online rupanya membantu bagi kita, karena sebelumnya orang dua jam belum bisa nyebrang, sekarang lebih cepat dan dapat mengurai kemacetan. Ini juga mendidik orang untuk disiplin,” tuturnya.

Terlebih, kata dia, dengan beroperasinya dermaga Empat di pelabuhan Bakauheni dan Merak, membuat jumlah trip kapal penumpang bertambah 20 trip dalam sehari.

“Jadi kalau kapasitas 80 sampai 100 penumpang (per trip), berarti bisa menambah angkutan kendaraan sebanyak 2 ribu kendaraan. Artinya kapasitas produksi kita semakin kuat. Kalau dulu dengan kondisi normal 80 trip per hari dengan 65 kapal sampai kalau maksimum 120 trip, sekarang kita bisa menambah 20 jadi 140 trip. Kapasitas kita masih tercover,” tutupnya. (ded/mlo)


Pos terkait