Kajari Lambar Apresiasi Terselenggaranya Kopdar Bonsai

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Liwa Lampung Barat, Riyadi SH., didampingi Kasi Pidana Umum (Pidum) Wisnu Hamboro, SH., menyempatkan diri untuk hadir pada acara ajang silaturahmi para pecinta seni bonsai, yang dibalut dengan acara kopi darat (Kopdar) Bonsai yang diselenggarakan Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Lambar, yang dijadwal 24-27 Juli 2020 dipusatkan di Omah Kayu Café, Kelurahan Waymengaku Kecamatan Balikbukit.

Dalam kesempatan itu, Riyadi blak-blakan bahwa ia terkesima dengan pohon-pohon bonsai  yang dipamerkan, dan kesemuanya merupakan koleksi dari para pecinta seni bonsai yang tergabung di PPBI maupun di Lambar Bonsai Community (LBC).

Bacaan Lainnya



”Bonsai-bonsainya luar biasa, saya bisa kena (ikut hobi bonsai) kalau begini ini,” guyon Riyadi sambil memperhatikan memperhatikan satu persatu bonsai yang dipamerkan.

Ia mengaku sangat berterimakasih karena telah diundang  untuk menghadiri Kopdar tersebut, dan ia menyatakan sangat mendukung keberadaan PPBI Cabang Lambar maupun LBC, ia berharap itu akan menjadi wadah dalam mempererat tali silaturahmi antar sesama pecinta bonsai.

Selain itu, Riyadi juga berharap keberadaan PPBI maupun LBC kedepannya bisa kegiatan-kegiatan sosial  masyarakat.

”Semoga PPBI Lambar dan LBC bisa lebih maju maju lagi, serta memiliki kegiatan-kegiatan yang sifatnya sosial,” kata dia.

Sementara itu, Ketua PPBI Cabang Lambar dr. Widyatmoko Kurniawan, Sp.B., mengatakan, Kopdar yang diikuti oleh anggota PPBI Cabang Lambar maupun anggota LBC sebagai wujud untuk mengobati kekecewaan tertundanya Event Kontes Bonsai Nasional yang seharusnya digelar tahun ini. 

“Kopdar dilaksanakan sarana meningkatkan semangat pecinta bonsai untuk terus berkarya, meningkatkan pemahaman dan wawasan terhadap seni bonsai, mendukung pemerintah sebagai kabupaten konservasi, berbagi pengetahuan dan kreativitas, meningkatkan solidaritas serta sebagai sarana menjalin silaturahmi sesama penggemar bonsai,”  ujarnya.

PPBI sebelumnya menjadwalkan akan menggelar pameran dan kontes bonsai tahun 2020, namun dengan adanya wabah Covid-19 maka agenda tersebut urung dilaksanakan dan  dijadwalkan pada tahun 2021  mendatang.

”Yang utama dalam kegiatan Kopdar tersebut bukan karya seni pengkerdilan kayu, tetapi akan lebih ditekankan sebagai sarana diskusi, bertukar ilmu bagaimana menghasilkan karya terbaik. Saat ini seniman bonsai di Lambar sudah ratusan orang, tentu mempunyai kelebihan dan kekurangan, maka untuk menambah bekal bagaimana menciptakan bonsai yang baik dan unik, punya cara masing-masing, nah pada kesempatan ini kita berbagi ilmu,”  imbuhnya. (nop/mlo)



Pos terkait