Kajian Kitab Sullamut Taufiq Karangan Syekh Nawawi Albantani [Bagian 1]

  • Whatsapp

Oleh : PAIROZI, S,Ag. M.Pd.I

(Kepala MAN 1 Lampung Barat) 

Bacaan Lainnya



 

Aqidah, Ubudiyah, Muammalah, Munakahah dan Tashawwuf

Sebuah pertanyaan ringan yang jika disampaikan, jawabannya akan sangat bervariasi, dengan pertanyaan itu akan menampakkan juga reaksi dan raut yang berbeda atau bahkan mungkin senyum kecil dan anggukan kepala serasa sadar dengan kondisi yang dirasa. Dan pertanyaannya adalah : Apakah kamu saat ini sebagai seorang Muslim atau tidak jika kamu dilahirkan ditengah keluarga yang Non muslim ? Jawabannya bisa ia bisa juga tidak. 

Agar keislaman seseorang berada pada jalur yang benar, maka seyogyanya iman tersebut berupa iman yang  membenarkan dan meyakinkan dengan hati, diucapkan oleh lisan, dan diamalkan dengan perbuatan. Sehingga, pengertian iman kepada Allah SWT yaitu dengan membenarkan dalam hati bahwa Allah Swt itu benar-benar ada (Wujud) dengan segala sifat-sifatnya dan kesempurnaan-Nya, kemudian pengakuan itu terucapkan oleh lisan, dan dibuktikan dengan amal perbuatan secara nyata yakni dengan menjalankan perintah dan menjauhi larangannya. Seseorang akan dikatakan memiliki iman yang sempurna apabila memenuhi tiga unsur keimanan, yakni membenarkan atau meyakinkannya dengan hati, diikrarkan dengan lisan, dan diamalkan dengan tindakan atau perbuatan, dengan penuh kesadaran dan keyakinan bukan karena kebetulan. 

Syahadatain yang sekaligus merupakan rukun pertama dari arkanul Islam yang lima, sesungguhnya mengandung makna transendental vertical dalam arti lebih menonjolkan hal-hal yang bersifat kerohanian terhadap yang diatas segalanya yaitu Allah SWT dan mengandung implikasi horizontal atau keterlibatan antar individu yang sejajar pada posisi sebagai Hamba.

Pasal : Makna Dua Kalimat Syahadat

Diantara perkara yang wajib untuk diketahui dan diyakininya adalah dua kalimat syahadat yang wajib diucapkan.

A. Makna Syahadat “Laa ilaaha illallah” Yaitu beritikad dan berikrar didalam hati dan di lisan bahwasanya tidak ada yang berhak disembah dan menerima ibadah kecuali Allah Subhanahu wa Ta’ala, menta’ati hal tersebut dan mengamalkannya. Kalimat “Laa ilaaha illallah” telah ditafsiri dengan beberapa penafsiran yang batil, antara lain:

  • “Laa ilaaha illallah” artinya: “Tidak ada sesembahan kecuali Allah”, Ini adalah batil, karena maknanya: Sesungguhnya setiap yang disembah, baik yang hak maupun yang batil, itu adalah Allah.
  • “Laa ilaaha illallah” artinya: “Tidak ada pencipta selain Allah” . Ini adalah sebagian dari arti kalimat tersebut. Akan tetapi bukan ini yang dimaksud, karena arti ini hanya mengakui tauhid rububiyah saja, dan itu belum cukup.
  • “Laa ilaaha illallah” artinya: “Tidak ada hakim (penentu hukum) selain Allah”. Ini juga sebagian dari makna kalimat.”

B. Makna Syahadat “Anna Muhammadan Rasulullah” 

  • Yaitu mengakui secara lahir batin bahwa beliau adalah hamba Allah dan Rasul-Nya yang diutus kepada manusia secara keseluruhan, serta mengamalkan konsekuensinya.
  • Menta’ati perintahnya, membenarkan ucapannya, menjauhi larangannya, dan tidak menyembah Allah kecuali dengan apa yang disyari’atkan dan di ajarkan oleh Beliau SAW. Beliau dilahirkan dan diutus di mekah dan beliau hijrah ke madinah dan dimakamkan disana. Beliau SAW dalam semua ucapan yang disampaikan adalah benar dan kebenaran karena semua bersumber dari Allah SWT.
  • Wajib untuk percaya pada apa yang beliau diberitahukan tentang berita yang akan terjadi, apa yang diperbolehkan, apa yang dilarang, kepatuhan dengan apa yang telah dia pesankan, meninggalkan apa yang dia larang, mengikuti dan patuh terhadap hukum dan Sunnahnya dengan penuh rasa hormat. 

Jika diambil Benang merah akan Pokok-pokok inti ajaran Islam yang di bawa oleh Nabimuhammad SAW yaitu :

Pertama. Menjelaskan tentang Agama Islam, apa maksud dan tujuan kita beragama, mengapa harus memilih Islam sebagai agama dan keyakinan  kita, apa yang akan kita dapatkan dengan kita memilih Islam sebagai agama.

Kedua, menjelaskan tentang Allah SWT, menjelaskan bagaimana Keagungan, Rahmat dan Kasih Sayang Allah SWT; dan bagaimana kehebatan ajaran Nabi Muhammad SWT tentang keimanan dan ketauhidan Islam dalam membawa umat manusia menuju pengenalan akan Allah SWT,  serta penjelasan tentang sifat-sifat Allah SWT dengan penjelasan yang sangat luas dan mendalam sehingga dengan membacanya seakan-akan kita sedang menghadap kepada Allah SWT sang Raja yang Maha Agung.

Ketiga, menjelaskan derajat dan kedudukan Nabi Muhammad SAW yang dengan memahami penjelasannya, kita akan memperoleh jawaban atas pertanyaan mengapa kita harus mengikuti, mentaati dan mengabdi kepada Nabi Muhammad, Rasulullah SAW..

Keempat, Penjelasan tentang Kitab Suci Al-Quran, apa tujuan kitab itu diturunkan, apa keunggulan kitab Al-Quran dari kitab-kitab yang sudah ada, kebenaran dan kebesaran apa saja yang terkandung di dalamnya, dan sebagainya.

Allahu ‘alam



Pos terkait