Kakam Rejosari Optimalkan Pencegahan Stunting

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemerintah Kampung Rejosari, Kecamatan Negeri Agung, Kabupaten Waykanan, bersama Bidan Desa/Kampung melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah Stunting, mulai dari lingkungan terkecil melalui pembangunan masyarakat Kampung. 

“Ini adalah giat posyandu yang mana selalu kami terapkan dengan baik dalam pelayanan kesehatan bayi dan balita di masyarakat setempat dengan selalu mengingatkan pentingnya pencegahan percepatan penurunan Stunting pada balita,” ungkap Desak Gede Carme Putri Bidan Desa/Kampung Rejosari. 

Bacaan Lainnya


Desak menyarankan kepada semua orang tua balita untuk selalu berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Bidan Desa/Kampung dan kader posyandu dalam upaya mengatasi masalah Stunting. 

“Upaya untuk mengatasi masalah Stunting dapat dilakukan secara intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif yang mana Intervensi gizi spesifik ini ditujukan kepada ibu hamil dalam 1000 hari pertama kehidupan dilakukan oleh sektor kesehatan dimulai saat kehamilan hingga anak berusia 2 tahun, Sedangkan intervensi gizi sensitif merupakan kegiatan pembangunan di luar sektor kesehatan,” jelas Desak. 

Terpisah, Kepala Kampung Rejosari Kecamatan Negeri Agung, I Made Indra Setiawan menambahkan, yang perlu dikhawatirkan bukan hanya stunting saja tapi bila terjadi gizi buruk dan Stunting itu yang lebih berbahaya karena kondisi anak yang lemah.

“Penyebab gizi buruk dan Stunting terdapat pada akses makanan dari segi jumlah dan kualitas gizi, pola asuh dan rendahnya akses terhadap pelayanan kesehatan termasuk sanitasi dan air bersih,” tegas Made. 

Made indra berharap Agar semua masyarakat Kampung Rejosari untuk selalu menginformasikan dan memberi laporan permasalahan di Kampung secara aktif. 

“Dalam menangani stunting ini yang tidak.kalah penting lagi adalah bersama-sama kita peduli akan kebersihan dan kesehatan dalam pola asuh dan sosialisasi terhadap balita-balita kita,” imbuhnya.(wk1/mlo)




Pos terkait