Kampungjawa Berikan Bantuan Stimulan Untuk Pelaku UMKM

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Sebagai upaya untuk membantu masyarakat terutama pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam mengembangkan usahanya, terlebih ditengah kondisi pandemi Covid-19 ini. Pemerintah Pekon Kampungjawa Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), Rabu (3/3) mensosialisasikan sekaligus menggulirkan program bantuan stimulan untuk kelompok UMKM yang ada di Pekon Setempat.

Peratin Pekon Kampungjawa, Arief Mufti, mengatakan program bantuan stimulan untuk para pelaku UMKM di Pekon setempat merupakan salah satu program pertama yang digulirkan melalui Dana Desa (DD) tahun anggaran 2021. Dengan adanya bantuan stimulan untuk UMKM di Pekon yang dipimpinnya itu diharapkan kedepan UMKM mampu mendongkrak dan mengembangkan usahanya.

Bacaan Lainnya



“Apalagi saat ini kondisi pandemi Covid-19 masih belum berakhir, hal itu jelas sangat berdampak bagi para pelaku usaha khususnya yang ada di Pekon Kampungjawa ini,” ungkapnya.

Dijelaskannya, bantuan stimulan bagi kelompok UMKM itu sebesar Rp10 juta per kelompok dengan jumlah 11 kelompok, dimana setiap kelompok memiliki anggota 10 orang. Sehingga total anggaran yang digulirkan berjumlah Rp110 juta yang dianggarkan melalui DD tahun 2021.

Pemberian bantuan stimulan untuk para pelaku UMKM di Pekon Kampungjawa itu juga sebagai pemberdayaan pemulihan ekonomi kerakyatan tingkat Pekon dalam masa new normal pandemi Covid-19.

“Kita berharap ini mudah-mudahan bisa dimanfaatkan dengan maksimal serta tepat sasaran dalam upaya pengembangan para pelaku usaha kecil ini,” jelasnya.

Ditambahkannya, pemberian bantuan stimulan para pelaku usaha kecil melalui dana desa di tahun 2021 itu juga sesuai dengan program Sustainable Development Goals (SDGs) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) tentang arahan program dana desa tahun 2021. Karena dalam penggunaan dana desa saat ini harus bisa lebih maksimal kembali untuk kemajuan Pekon maupun masyarakatnya. Sedangkan, di tahun berikutnya pihaknya juga akan mengevaluasi dan tetap melakukan pembinaan terhadap kelompok UMKM di Pekon ini.

“Jika dari hasil evaluasi ditemukan ada kelompok UMKM yang tidak aktif dan tidak mengembangkan usahanya, tahun berikutnya tidak akan mendapat bantuan stimulan itu lagi,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)




Pos terkait