Kapal Nelayan Bengkulu Hilang Kontak, Tim Gabungan Sisir Perairan Pesbar

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Satpolairud Polres Lampung Barat (Lambar) bersama tim SAR gabungan dari SAR Bengkulu Selatan dan SAR Kabupaten Tanggamus menggelar apel gabungan di lapangan dermaga Kuala Stabas atau di dermaga Kapal Pol XXV-1017, Kecamatan Pesisir Tengah, Sabtu (30/5).

Kasat Polairud Lambar, AKP Heri Oktarino, mengatakan, kegiatan apel gabungan yang di hadiri Kanit Siaga Basarnas Bengkulu Selatan KKP Bengkulu, Dani, serta Danpos Basarnas Tanggamus KKP Lampung, Heri dan pihak terkait lainnya, itu dalam rangka pencarian kecelakaan kapal lost contact kapal Cinto Bundo (CB-07) POB empat orang di perairan pulau Mega Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, yang terjadi pada Kamis (21/5) lalu.

Bacaan Lainnya



Dijelaskannya, di dalam kapal nelayan yang hilang kontak itu terdapat empat orang penumpang antara lain Darmansa (40), Buyung (30), Dimas (30 dan Ngeng (45) semuanya warga Bengkulu.

Berdasarkan informasi kejadian itu bermula saat kapal nelayan CB-07 yang di nahkodai Darmansa, berangkat dari dermaga TPI Pulau Ba’ai Bengkulu, pada Senin (11/5) pukul 04.00 WIB bersama KM Pitra yang di nahkodai Hamzah.

Kemudian, pada Rabu (20/5) sekitar pukul 03.00 Wib terjadi badai di tengah perairan di wilayah Bengkulu.

Selanjutnya, pada Kamis (21/5) pukul 06.00 Wib, kapal KM Pitra memutuskan untuk berlindung di Pulau Mego, namun kapal CB-07 tetap bertahan di posisi mencari ikan.

“Sekitar pukul 13.00 Wib saat itu juga kapal KM Pitra berlayar kembali untuk menjumpai kapal CB07 tetapi tidak terlihat lagi,” katanya.

Lanjutnya, ketika itu pun KM Pitra memutuskan untuk kembali ke dermaga TPI, dan kapal CB-07 hingga pada Senin (25/5) kapal CB07 belum kembali.

Karena itu, dalam apel gabungan ini juga sekaligus melakukan penyisiran di wilayah perairan pantai Pesbar.

“Kita juga sudah berkoordinasi dengan kelompok nelayan di Pesbar, jika menemukan adanya kapal CB-07 di Perairan Pesbar agar segera melapor,” tandasnya.(yan/mlo)



Pos terkait